I Gede Sumantara. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Mantan Bupati Karangasem periode kepemimpinan 2000-2005, I Gede Sumantara (66) berpulang pada Sabtu (12/3). Mantan bupati asal Lingkungan Juuk Manis, Kelurahan/Kecamatan Karangasem ini meninggal di RSUP Sanglah Denpasar.

Putra alm, Putu Karca Sumanjaya SE, MM, saat dikonfirmasi, Minggu (13/4) menuturkan, kalau bapaknya meningggal setelah menjalani perawatan beberapa hari di RSUP Sanglah Denpasar. “Bapak meninggal kemarin sekitar pukul 08.45 WITA,” ucapnya.

Baca juga:  Gunakan Dana Pribadi, Bupati Gede Dana Rehab Rumah Warga Miskin di Desa Ababi

Ia menambahkan, kalau bapaknya meninggal dunia karena mengalami sakit gagal ginjal. Pertama kali ayahnya didiagnosa gagal ginjal sekitar setahun lalu.

Pascadiketahui mengalami gagal ginjal itu, ayahnya rutin menjalani proses pengobatan. Dan sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar, ayahnya lebih dulu menjalani perawatan di Rumah Sakit Surya Husada.

“Awalnya ayah dirawat di rumah sakit Surya Husada setelah nyepi lalu. Saat itu, ayah sudah tidak sadarkan diri. Setelah mendapatkan perawatan, kondisi ayah tiga hati lalu sempat membaik dan sempat minta pulang. Tapi, kemarin saat hendak cuci darah, kondisi ayah drop akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Dan Tuhan berkata lain, paginya ayah sudah dikatakan meninggal dunia,” Katanya.

Baca juga:  Seleksi Terbuka Calon Sekda Denpasar, Ini Tiga Besarnya

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih merembukkan dengan pihak keluarga terkait pelaksanaan upacara yang akan dilaksanakan nantinya. Dari hasil rembug keluarga, rencananya bakal langsung dilakukan upacara ngaben.

“Sekarang kami masih ngelungsur pemargi atau menanyakan hari baik untuk pelaksanaan upacara ngabennya kapan dapat dilaksanakan. Kalau memungkinkan dsn bisa, upacara ngabennya digelar 19 atau 21 Maret ini,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN