Kondisi jalan jebol di Sidawa. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Lebih dari setahun jebol, jalan di wilayah Banjar Sidawa, Desa Taman Bali, hingga saat ini tak kunjung mendapat penanganan. Pihak desa setempat sangat berharap Pemkab Bangli dapat segera memperbaikinya. Jika lama dibiarkan, dikhawatirkan kondisinya bertambah parah.

Perbekel Desa Taman Bali Nyoman Suargita mengungkapkan, penyebab jebolnya jalan itu karena terowongan yang ada dibawahnya tersumbat air saat hujan sekitar dua tahun lalu. Hal itu menyebabkan air yang datang dari arah utara naik dan menggerus jalan.

Baca juga:  Ini, Empat Prioritas Pemerintah Tangani Gempa Palu

Meski sudah cukup lama jebol, hingga saat ini pihaknya belum mendapat kepastian dari dinas terkait soal penanganan jalan jebol tersebut. Dalam forum musrenbang belum lama ini, pihaknya sudah mengusulkan kembali kepada Pemkab agar perbaikan jalan tersebut segera dilakukan. “Karena masyarakat khawatir. Jebolnya sudah lumayan parah,” kata Suargita, Kamis (24/3).

Meski kondisinya jebol, diakui jalan tersebut hingga saat ini masih tetap dilalui masyarakat. Menurut Suargita, sebenarnya kondisi jalan tersebut cukup mengkhawatirkan untuk dilalui. Terutama roda empat. Pasalnya walau setengah badan jalan yang tersisa terlihat masih utuh, namun tanah di bawahnya sudah terkikis dan berpotensi menggerus badan jalan. “Jadi sekarang cuma aspalnya saja yang megang,” ujarnya. Karena itu pihaknya sangat berharap jalan jebol itu bisa segera mendapat penanganan pemerintah.

Baca juga:  Kabur dari RSJ, ODGJ Curi Sejumlah Motor

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli Dewa Widnyana Maya dikonfirmasi mengatakan bahwa terkait perbaikan jalan jebol di sidawa, hal itu sudah masuk dalam usulan program penanganan bencana alam yang diajukan oleh BPBD Bangli ke pemerintah pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN