Waka Polsek Mengwi AKP I Ketut Ganiawan pantau tes Swab peserta pawai ogoh-ogoh. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sehari sebelum melaksanakan pengarakan ogoh-ogoh saat Pengerupukan, 175 muda mudi di Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, menjalani tes antigen, Selasa (1/3). Para pemuda tersebut berasal dari 7 banjar adat, dimana peserta pawai ogoh-ogoh masing-masing banjar adat maksimal 25 orang.

Kegiatan tersebut dipantau Waka Polsek Mengwi AKP I Ketut Ganiawan. Tes Swab ini digelar mengacu Surat Edaran(SE) Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali nomor : 009/SE/MDA-Prov Bali/XII/2021 tentang pembuatan dan pawai ogoh-ogoh menyambut hari suci Nyepi Çaka 1944.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali Capai Puluhan, Dua Kali Lipat dari Sehari Sebelumnya!

“Ketentuan dalam SE sudah jelas, kita tinggal mengikuti saja apa yang tertuang di dalamnya. Penerapan protokol kesehatan menjadi poin utama dalam pawai ogoh-ogoh di masa pandemi COVID-19 ini,” tegas AKP Ganiawan.

Tes Swab tersebut, kata Ginawan, merupakan langkah awal dilakukan pemerintah untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Oleh karena itu selama melaksanakan rangkaian hari raya Nyepi, khususnya pawai ogoh-ogoh diharapkan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar serta tidak menambah angka kasus terkonfirmasi Covid-19. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Tak Ingin Pawai Ogoh-ogoh Jadi Kluster COVID-19, MDA Marga Siapkan Aturan Khusus
BAGIKAN