Bomber Bali United Ilija Spasojevic menyundul bola, meskipun dikawal ketat pemain PSM Makassar. Spaso menyumbang sebutir gol ke gawang PSM, hang mengantarkan namanya untuk sementara menjadi pemain terproduktif dengan mengoleksi 16 gol. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gol yang dilesakkan penyerang PSM Makassar Yakob Sayuri di injury time persisnya menit ke-90, sekaligus membuyarkan kemenangan Bali United, yang sudah di depan mata. Tendangan datar Yakob, menjebol gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan, hingga skor akhir 2-2, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Ngurah Rai, Senin (7/2) malam.

Sejak kick-off, baik TIm Laskar Serdadu Tridatu maupun Juku Eka, tampil ofensif dan saling melancarkan serangan. Jual-beli serangan membuat Bali United unggul lebih dulu, di menit ke-18, melalui sepakan Stefano Jantje Lilipaly.

Baca juga:  Luncurkan Program Belananda, Bupati Suwirta Serahkan Akta Kelahiran

Berawal dari umpan long-pass Eber Henrique Ferreira de Bessa, ke mulut gawang. Bola sempat dihalau pemain belakang PSM, namun bola liar disambar Stefano hingga memperdaya kiper PSM Hilman Syah.
Bali United unggul 1-0, PSM berupaya bangkit.

Alhasill, melalui tendangan bebas Albdul Rahman yang mengarah ke gawang, berusaha ditepis kiper Wawa. Sayangnya, bola muntah dicocor Delfin Rumbino, dan mengoyak gawang Wawan, hingga skor imbang 1-1.

Semenit menjelang turun minum, sontekan kapten Bali United Ilija Spasojevic, kembali menggetarkan jala Hilman Syah, dan skor Bali United unggul 2-1, saat jeda. Gol Spaso sekaligus memposisikan dirinya untuk sementara menjadi pemain terproduktif, dengan mengoleksi 16 butir gol.

Baca juga:  Berlatih di Pati, Reza Irfana Secepatnya Gabung Tim

Di babak kedua, persisnya menit ke-84, pelatih Bali United Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues, menarik Privat Mbarga dengan memasukkan Yabes Roni Malaifani, berikut mengganti Brwa Nouri dengan Hariono. Strategi ini tak mampu mengangkat performa Bali United.

Sebaliknya, PSM justru sukses menyamakan kedudukan akhir menjadi 2-2. Hasil seri ini, juga menhentikan laju kemenangan Bali United, yang 5 kali berturut-turut memetik kemenangan.

Pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra, menyatakan, pihaknya tidak puas dengan hasil akhir seri, apalagi kecolongan di menit-menit akhir. “PSM tim tangguh, serta bermaterikan pesepak bola berkualitas,” puji Teco.

Baca juga:  Bank BPD Bali Dorong Produktivitas dan Dongkrak Hasil Pertanian lewat KUR Pertanian

Sementara pelatih PSM Syamsussin Batola bersyukur dengan skor imbang 2-2, dan timnya mendapatkan tambahan 1 poin. “Kami akui benteng pertahanan Bali Umited kokoh dam sulit ditembus,” ucap Syamsuddin. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN