Sejumlah orang sedang mempersiapkan hiasan Natal di salah satu gereja. Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru, aparat mengedepankan keselamatan masyarakat di tengah pandemi. (Febrian Putra)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kecamatan Kuta Utara adalah salah satu kawasan wisata yang digandrungi wisman dan misdom. Selain itu jumlah gereja juga tidak sedikit di wilayah ini.

Oleh karena dalam pengamanan Nataru yang jadi target adalah keselamatan rakyat dari pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Kapolsek Kuta Utara AKP Putu Diah Kurniawandari saat pimpin apel di halaman Mapolsek, Jalan Raya Batu Bolong, Kamis (23/12).

Baca juga:  Perang Sarung Terjadi di Jembrana, Sempat Beredar di Medsos

Dihadapan puluhan anggotanya, AKP Diah mengatakan pengamanan hari raya Natal dan tahun baru sama seperti tahun sebelumnya. Yaitu, lebih menekankan prokes, tidak boleh pesta melibatkan massa dan ditentukannya jam operasional.

“Kemarin (Rabu) di Aula Mapolres Badung sudah ada pernyataan sikap dari manajemen hotel dan restoran yang beroperasi di wilayah Kabupaten Badung untuk tidak melakukan pesta melibatkan massa,” ujarnya.

Ia mengharapkan apa yang menjadi kesepakatan sesuai Inmendagri No. 66 tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Bali No. 20 tahun 2021 bisa dilaksanakan dengan baik dan ikhlas. “Tidak yang lebih tinggi dari keselamatan rakyat. Keselamatan rakyat adalah menjadi target kita dalam menyongsong tahun baru 2022,” ucap Diah, usai memberikan bingkisan kepada anggotanya yang merayakan Natal 2021.

Baca juga:  Soal Gelar Pesta Perayaan Tahun Baru, Ini Kata Kapolda

Menghadapi liburan Nataru, pihaknya menyiapkan Pos Pengamanan di wilayah Petitenget untuk mengantisipasi kriminalitas dan pengendalian COVID-19. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN