Warga dan petugas gabungan berada di lokasi longsornya tebing Sungai Ayung, Kamis (25/11). Dua orang meninggal dalam peristiwa ini, sedangkan 1 orang lagi masih dalam pencarian. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.A.P, mengatakan pencarian terhadap satu orang korban tertimbun longsor tebing Sungai Ayung, Kamis (25/11), akan dilanjutkan Jumat (26/11). Hal ini dikarenakan kondisi tidak memungkinkan melanjutkan pencarian malam ini.

“Mengingat jarak pandang dan lokasi longsoran yang masih labil, besok pagi baru kami kembali lakukan pencarian,” sebut Darmada.

Petugas gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak berusia 8 tahun, Marvel Sanjaya, yang diduga masih tertimbun longsoran tebing Sungai Ayung. Sebelumnya, hujan lebat yang terjadi di wilayah Gianyar mengakibatkan terjadinya musibah tanah longsor di Br. Begawan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, pada Kamis siang (25/11) sekitar pukul 14.00 WITA.

Baca juga:  5 Kabupaten Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19, Ini Detailnya

Darmada, dalam rilisnya, menyebut pada awalnya terdapat 6 orang yang rafting di Sungai Ayung. Tiga orang dilaporkan selamat, dua meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian.

Ia mengungkapkan Basarnas Bali menerima laporan kejadian dari Andi, salah satu keluarga korban yang berada di lokasi. “Benar kami terima laporan sekitar pukul 14.55 WITA bahwa ada korban tertimpa tanah longsor di Desa Kedewatan, Gianyar,” jelas Darmada.

Baca juga:  Tebing Sungai Ayung Longsor Sebabkan 2 Korban Jiwa, Ini Identitas Para Korban

Dijelaskan, longsor terjadi ketika seluruh korban usai melakukan aktivitas rafting. “Banyaknya material longsor mengakibatkan korban sulit menghindar,” katanya.

Dari keenam korban, empat orang merupakan satu keluarga. Yakni Martin Indrawijaya (42), Finna Lianty (38), Julius Hans Wijaya yang merupakan anak dari keluarga ini dinyatakan meninggal, sedangkan Marvel Sanjaya (8) masih dalam pencarian. Semua korban beralamat di Tangerang, Banten.

Dua orang korban lainnya merupakan seorang WNI atas nama Nuryanti (36) yang juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan seorang WNA asal Swedia, Cleas Henry Jinback (55) dilaporkan selamat.

Baca juga:  Tebing Sungai Ayung Longsor, Dua Tewas dan Seorang Masih Tertimbun

Seluruh korban yang selamat dan meninggal dunia dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Umum Payangan, Gianyar.  Beberapa unsur SAR Gabungan yang ikut terlibat dalam Operasi Pencarian dan Pertolongan diantaranya Basarnas Bali, Dit SAR Sabhara Polda Bali, Polsek Payangan, BPBD Kabupaten Gianyar, TRC Gianyar, PMI Gianyar, Tim Medis RSU Payangan dan masyarakat setempat. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN