Wapres, Ma'ruf Amin. (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menekankan urgensi kerukunan umat beragama saat menutup Mahasabha XII PHDI Pusat, Minggu (31/10). Dalam sambutan virtualnya dipantau di kanal YouTube PHDI Pusat, Wapres berharap program kerja yang telah dibuat bisa dilaksanakan dengan baik dan PHDI mampu berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah menuju Indonesia Maju dan Sejahtera.

Wapres menyampaikan, kerukunan antarmasyarakat merupakan unsur utama yang dapat membentuk kerukunan nasional, dan kerukunan nasional merupakan pilar yang kuat dalam mewujudkan stabilitas nasional. Untuk itu, Wapres menekankan bahwa menjaga kerukunan merupakan suatu hal harus dilaksanakan.

Baca juga:  Konstitusional, Ambang Batas Pencalonan Presiden dan Wapres Sebesar 20 Persen

Pihaknya mengingatkan agar bersama-sama terus menjaga mengawal kerukunan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Karena itu, mengawal kerukunan ini menjadi suatu keniscayaan bersama.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengapresiasi upaya umat Hindu yang bersama pemerintah menanggulangi pandemi COVID-19 dan dampaknya yang berlangsung hampir 2 tahun ini. Ia berharap penanganan pandemi COVID-19, agar seluruh elemen bangsa, termasuk PHDI, dapat menanggulangi pandemi, dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, baik itu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengikuti vaksinasi.

Baca juga:  Wapres ke Pasar Seni Guwang

Ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya Mahasabha XII PHDI Pusat. Serta secara resmi menutup kegiatan yang berlangsung secara hybrid selama 4 hari itu, mulai 28 hingga 31 Oktober 2021.

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya G20 di Bali pada 2022, ia berharap kegiatannya bisa berjalan dengan baik. Terlebih Bali telah mempunyai banyak pengalaman menyelenggarakan event nasional maupun internasional. Ia menambahkan masyarakat Bali juga mempunyai modal lain dengan menyatunya nilai budaya dan keragaman. (Diah Dewi/balipost)

Baca juga:  Kasus Kelelahan Petugas Pemilu Agar Tidak Terulang
BAGIKAN