Pekerja membersihkan area hotel yang akan digunakan sebagai tempat karantina bagi wisatawan mancanegara di Sanur, Denpasar, Bali, Senin (11/10/2021). (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Rencana pembukaan penerbangan internasional di Bandara akan berlangsung pada 14 Oktober. Dengan dibukanya pintu masuk untuk penerbangan internasional ini diharapkan dalam membawa wisatawan ke Bali.

Kondisi ini juga menjadi perhatian jajaran Pemkot Denpasar. Terlebih, Denpasar sudah siap untuk menerima kunjungan wisatawan dari berbagai negara.

Menurut Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Kadis Pariwisata, MA.Dezire Mulyani, Senin (11/10) ditemui di Gedung DNA, Lumintang. Jaya Negara menyatakan kesiapannya dalam menyambut kedatangan wisatawan saat pintu masuk internasional dibuka.

Baca juga:  Tradisi Omed-omedan Buat Menteri Terpukau

Terlebih, sebagian besar hotel di Denpasar sudah mengantongi CHSE. “Sekitar 70 hotel di restoran di Denpasar sudah mengantongi CHSE,” ujar Jaya Negara.

Selain itu, di Kota Denpasar sendiri terdapat sebanyak 8 hotel yang akan digunakan sebagai tempat karantina. Kedelapan hotel yang terpilih tersebut berada di kawasan Sanur, Denpasar.

Dikatakan, di wilayah Sanur, sebagai destinasi wisata, sudah 100 persen masyarakatnya yang mendapat vaksinasi COVID-19. “Yang jelas kami sudah siap dan untuk CHSE hotel sudah hampir 70 persen terutama untuk di Sanur. Selain itu, untuk vaksinasi juga sudah 100 persen di kawasan Sanur,” katanya.

Baca juga:  Pencarian Pemotor Jatuh ke Sungai Petanu Dihentikan, Ini Kata Sang Suami

Pihaknya menambahkan, sebanyak 10 hotel yang berada di Denpasar sudah disiapkan untuk karantina wisatawan dan sudah mendapat surat rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menambahkan, ada beberapa pertimbangan dipilihnya 10 hotel tersebut. Mulai dari CHSE, protokol kesehatan, serta kesiapan sarana dan prasarana.

“Pertama dari pihak hotel yang mengajukan kesiapannya kemudian ada verifikasi lanjutan dan yang lolos verifikasi itu yang terpilih,” katanya. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Redam "No List," Wisatawan Diimbau Viralkan Bali Secara Positif
BAGIKAN