I Wayan Sudiana. (BP/ara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Denpasar tidak diisi pejabat definitif. Pasalnya pejabat ada yang pensiun, mengisi jabatan yang lain, hingga meninggal terpapar COVID-19.

Terbaru, posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kosong etelah ditinggalkan I.B. Alit Wiradana yang menjabat Sekda. Selain itu, delapan posisi serupa juga masih dijabat pelaksana tugas (plt). Karena itu, dalam waktu dekat akan dilakukan proses lelang jabatan.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara yang ditemui usai pelantikan sekda, Kamis (7/10). Jaya Negara mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi untuk melakukan lelang jabatan.

Baca juga:  Masih Banyak Masyarakat Bali yang Berpendidikan Rendah

Apalagi dengan banyaknya jabatan yang lowong ini dapat menghambat kinerja Sekda yang baru. “Karena banyak jabatan yang lowong ini kami akan segera isi, karena kinerja Sekda tanpa pejabat definitif di tempat lain akan terganggu. Mudah-mudahan secepatnya bisa terisi,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Denpasar, I Wayan Sudiana menjelaskan, sampai saat ini ada sembilan jabatan Eselon II B setingkat kepala dinas yang lowong. Adapun jabatan eselon IIB yang masih kosong yakni Kepala Dinas Pertanian, yang sebelumnya dijabat oleh I Gede Ambara Putra yang meninggal karena positif Covid-19 pada 25 Desember 2020.

Kemudian ada pula Kepala Inspektorat Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat oleh Ida Bagus Gde Sidharta yang juga meninggal karena COVID-19 pada 11 November 2020 lalu. Demikian pula posisi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat oleh I Wayan Gunawan yang sudah pensiun sejak 1 Januari 2021 dan diisi Plt. Edy Mulya.

Baca juga:  Kemenpan RB Cek Pelayanan Imigrasi Denpasar

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat oleh I Putu Budiasa yang pensiun per 1 Desember 2019. Kelima, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Kompetensi Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat I Gusti Rai Anom Suradi yang telah pensiun per 1 April 2021.

Selain itu, Kepala Dinas Sosial yang sebelumnya dijabat oleh I Made Mertajaya yang memasuki masa pensiun pertengahan tahun 2021. Berikutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM yang sebelumnya dijabat oleh Made Erwin Suryadarma yang pensiun pada akhir Agustus 2021.

Baca juga:  Mendag Keluarkan Izin Impor Garam 75.000 Ton

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang sebelumnya dijabat oleh IGN Bagus Mataram yang kini ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana aci-aci. Karena itu, Wali Kota memberhentikan sementara sampai prosesnya di pengadilan berakhir. “Kalau prosesnya belum inkrah di pengadilan, belum bisa dilakukan lelang,” ujar Sudiana.

Terakhir, posisi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana yang dilantik menjadi Sekda Kota Denpasar. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN