Mayat Welly Alpian dievakuasi tim medis. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sejak Minggu (1/8), Welly Alpian (23) asal Tangerang tidak keluar kamar kosnya di Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Selanjutnya pada Senin (2/8), dicek kamar tersebut dan ternyata kosong.

akhirnya pintu kamar mandi didobrak dan ternyata Welly di KTP-nya berstatus mahasiswa ini ditemukan meninggal dunia. Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi menyampaikan, dari keterangan penjaga rumah kos, Oktavia Eka Kurnia Watu (31) saat pulang dari pasar mencoba mengetuk pintu kamarnya korban karena lampunya padam, tapi tidak ada respons.

Baca juga:  5 Berita Terpopuler: Dari Bali United Permalukan Arema hingga Biaya Upacara Umat Hindu capai Rp40 Triliun

Karena tidak berani masuk, Oktavia kembali ke kamar korban pukul 07.55 WITA mengajak penghuni kamar lainya. Saat itu korban tidak terlihat di kamarnya, selanjutnya dicek kamar mandi dan ternyata terkunci.
“Terpaksa pintu kamar mandi didobrak. Tapi tidak bisa dibuka penuh dan ada celah sedikit. Saksi (Oktavia) mencoba merekam menggunakan HP mengingat lampu kamar mandi dalam keadaan mati dan terlihat korban dalam keadaan terlentang. Kejadian ini lalu dilaporkan ke kepolisian,” ujarnya.

Baca juga:  Sehari Jelang Deadline, Komisi I DPRD Bali Pertanyakan Progres Pembongkaran di Pantai Bingin dan Hotel Step Up

Sedangkan saksi lain, Yosef Wisnugroho (40) mengatakan, ia berada di kamarnya lantai 2 dan dipanggil oleh Oktavia. Yosef langsung turun.

Selanjutnya ia bersama suami Oktavia, Yuda mendobrak pintu kamar mandi korban. Korban dilihat terlentang di atas kursi kayu belakang pintu kamar mandi. Selain itu ada bercak darah. “Sebelumnya saksi (Yosef) mendengar dari tetangga kos bahwa korban lagi sakit,” ucap Sukadi.

Pukul 10.00 WITA, Tim Identifikasi Polresta tiba di lokasi dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit.

Baca juga:  MA Gelar Rapat Paripurna Khusus Pilih Ketua Periode 2024-2029

Hal tersebut dikuatkan keterangan saksi-saksi dan ditemukan beberapa jenis obat. Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN