Petugas pemakaman di Madrid, Spanyol memasukkan peti mati pasien COVID-19 ke dalam mobil jenazah pada Selasa (24/3/2020). (BP/AFP)

MADRID, BALIPOST.com – Spanyol pada Jumat (2/87), melaporkan penambahan 12.563 infeksi dan 28 kematian COVID-19. Lebih tinggi dari 12.345 kasus dan delapan kematian yang tercatat pada Kamis (1/7).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Spanyol yang baru pada Sabtu pekan lalu melonggarkan aturan penggunaan masker di tempat umum, menghadapi peningkatan infeksi. Hal ini lantaran varian Delta yang lebih menular.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kenaikan harian pekan ini berada di level tertinggi sejak pertengahan April. Tingkat infeksi yang dihitung selama 14 hari terakhir naik menjadi 153 kasus per 100.000 orang, dari 134 pada Kamis.

Baca juga:  Puluhan Tentara Gagal Divaksin, Ini Penyebabnya

Penurunan jumlah infeksi dalam beberapa bulan terakhir serta peluncuran vaksinasi yang cepat membuat pemerintah melonggarkan pembatasan pada Sabtu pekan lalu. Menghapus kewajiban penggunaan masker di luar ruangan.

Data kementerian pada Jumat menunjukkan jumlah kumulatif infeksi COVID-19 di Spanyol mencapai 3.833.868 kasus, sedangkan kematian berjumlah 80.911 jiwa. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *