Roby Septiadi.(BP/Ist8mewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Mendukung program pemerintah PPKM Darurat, Polres Badung menyiapkan 300 personel termasuk anggota polsek. Selain itu, ada anggota Polda Bali akan dikerahkan ke polres-polres yang jadi target PPKM Darurat.

Terkait PPKM Darurat ini, Polri akan menggelar Operasi Aman Nusa. “Pelaksanaan PPKM Darurat sesuai perintah pemerintah pusat bahwa Bali juga jadi target, kami Polres Badung siap mendukung dan mengerahkan personel. Mabes Polri juga sudah menetapkan tanggal 3 sampai 20 Juli 2021 digelar Operasi Aman Nusa,” kata Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, Jumat (2/7).

Menurut AKBP Roby, pihaknya akan membantu pemda dalam melakukan pembatasan dan pengetatan kegiatan masyarakat. Sasarannya yaitu kegiatan dalam kaitannya mencegah kerumunan seperti Operasi Yustisi dan patroli terhadap tempat-tempat mungkin sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Bali akan ditutup.

Baca juga:  Jaga Kondusivitas, Tim Resmob Polresta Lakukan Ini

Selain itu juga memastikan tidak ada kegiatan-kegiatan yang memang saat PPKM Darurat memang dilarang untuk dilaksanakan. “Tapi sekali lagi kami dalam hal ini selalu koordinasi dengan pemerintah daerah. Dalam pelaksanaannya di lapangan mengacu pada aturan SE Gubernur dan Bupati,” tandasnya.

Mekanisme pelaksanan PPKM ini, menurut Roby, nanti akan dilakukan sosialisasi dulu oleh pemda. “Pelaksanaannya di lapangan kita lihat saja nanti berdasarkan kapasitas. Makanya kami sarankan tempat-tempat usaha, wisata mulai sekarang sudah bisa menentukan kapasitas tempat usahanya, dihitung per meter perseginya. Misalnya sesuau ketentuan 50 persen untuk tempat yang diizinkan, harus setengah dari kapasitas,” ucapnya.

Baca juga:  Polda Bali Tangkap Penculik Bayi ke Sulsel

Sedangkan terkait upacara agama atau adat, Roby mengatakan masih menunggu SE Gubernur Bali dan Bupati Badung. Tentunya dalam pelaksanaan di lapangan akan mengacu pada SE tersebut. “Kalau aturan pusat, semua kegiatan ibadah di daerah jadi target dihentikan. Tapi pelaksanaan, kami menunggu surat edaran gubernur dan bupati,” tandasnya.

Mengingat angka COVID-19 tembus tiga digit lagi, mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Bali ini mengimbau kepada masyarakat Badung dan Bali untuk bersama-sama berkontribusi menekan penyebaran virus Corona dengan mengurangi kegiatan yang tidak penting di luar rumah. Selain itu tetap meningkatkan imun tubuh agar tidak terpapar.

Baca juga:  Non Esensial Diwajibkan Tutup, Ribuan Pedagang di Pasar Tradisional Terdampak

“Untuk anggota kami sendiri tetap mengingatkan jaga diri, keluarga dan negara. Masalah jaga kesehatan itu jadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Harus taat prokes dibantu minum suplemen dan vitamin. Ke depan kami siapkan dukung kebutuhan vitamin dan suplemen tersebut,” ujarnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *