Petani di Tabanan sedang bekerja di lahannya. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Koperasi dan UMKM saat ini tengah berproses merancang pembentukan koperasi pertanian. Untuk pilot project akan bertempat di Desa Gubug, Tabanan.

Keberadaan koperasi ini diharapkan bisa membantu petani dalam menyerap hasil pertanian dengan harga wajar dan menguntungkan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, Drs I Made Yasa menjelaskan, kendala yang dihadapi petani adalah ketika panen, khususnya mereka yang melakukan penjualan secara perorangan justru hasilnya dibeli oleh pihak ketiga dengan harga murah.

Baca juga:  Pascapandemi COVID-19, Pertanian Dikhawatirkan Kembali Ditinggalkan

“Ini yang kerap dikeluhkan, jadi setelah koordinasi dengan Dinas Koperasi Propinsi Bali, ada konsep membuat koperasi pertanian yang membantu petani nantinya mendapatkan harga yang wajar,” terangnya, Kamis (20/5).

Untuk pilot project di Desa Gubug akan mengcover hasil pertanian untuk tiga subak yang ada dengan luas pertanian 291 hektare. “Provinsi sudah menjajaki dengan Kepala Desa dan subak, rencana segera dalam waktu dekat, persyaratan yang kurang kami dari daerah siap membantu,” ucapnya.

Baca juga:  Tersesat, Satu Orang Pemedek Ditemukan Selamat

Koperasi pertanian ini tak hanya bisa menyerap hasil pertanian, namun bisa membantu pengajuan usulan bantuan seperti alat pertanian, pupuk dan lainnya yang diperlukan baik ke Provinsi maupun pusat.
“Apa yang dibutuhkan komunikasikan, sehingga memudahkan petani mencari pupuk dan memasarkan hasil pertanian. Ini sejalan dengan program visi AUM nya Bupati Tabanan, bangun Tabanan dari desa dan harus segaris baik daerah, Provinsi dan Pusat,” terangnya. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Sektor Pertanian Diminta Jadi Prioritas Utama
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *