Foto kombo Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay dan anggota Sespripim, Kompol I Gede Eka Putra Astawa. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sejumlah perwira Polda Bali mendapat kepercayaan pimpinan Polri untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Perwira yang di-BKO (Bawah Kendali Operasi) yaitu Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H. dan anggota Sespripim, Kompol I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K.

Mereka bergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi 2021 yang dipimpin oleh mantan Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. Penugasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pada negara.

Baca juga:  Pejudo Bali Sabet 4 Emas di Singapura

Kedua perwira terbaik Polda Bali ini bergabung dengan aparat TNI melumpuhkan anggota KKB. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Syamsi, Rabu (28/4) membenarkan dua perwira tersebut ikut bergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi 2021 di Papua sejak Maret.

Operasi ini merupakan bentuk usaha memelihara keamanan di tanah Papua dari gangguan KKB. “Informasi kami peroleh, Satgas Operasi Nemangkawi saat ini masih melakukan pengejaran dan berupaya menguasai markas KKB. Mari kita doakan semoga aparat TNI-Polri mampu melumpuhkan KKB sehingga situasi keamanan di Papua kembali pulih dan kondusif,” kata Kombes Syamsi.

Baca juga:  Padahal Belum Dibuka, Sejumlah Pantai di Badung Sudah Didatangi Wisatawan

Kombes Syamsi juga menyampaikan turut berduka atas gugurnya pahlawan terbaik akibat penembakan KKB, yaitu Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dan anggota Brimob Bharatu Anumerta Komang Wira Natha. Perwira melati tiga di pundak ini berharap kepada seluruh personel yang terlibat dalam Ops Nemangkawi 2021 dapat melaksanakan tugas dengan baik, mengemban misi sesuai tujuan operasi.

Selain itu seluruh personel selamat dan kembali lengkap serta tidak ada lagi korban jiwa. Menurutnya, kunci utama keberhasilan setiap tugas di lapangan ialah kuatnya kerja sama TNI-Polri.

Baca juga:  Hutan di Belakang Pasar Seni Geopark Dipenuhi Sampah

Baik dalam komunikasi dan kolaborasi yang erat, serta evaluasi bersama. “Pelaksanaan tugas tidak akan berhasil kalau tidak dilakukan bersama-sama. Komunikasi, koordinasi dan kolaborasi kerja sama,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.