Petugas berupaya memadamkan kebakaran toko di Pendem, Kamis (15/4) malam. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Bangunan Toko sembako di Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara ludes terbakar Kamis (15/4) malam. Toko yang berada di pojok perempatan jalan Cenderawasih ini diketahui terbakar sekitar pukul 20.30 WITA.

Saat pemadam datang, kondisi toko sudah terbakar di bagian dalam dan api sudah cukup besar. Toko milik warga asal Penyaringan ketika terbakar tidak ada pemiliknya.

Bangunan toko seluas 5X8 meter itu ludes terbakar,  termasuk seluruh barang dagangan berupa bahan pokok sehari-hari serta tabung gas. Akibat ada tabung gas itulah, api dengan cepat besar dan membakar seluruh bagian dalam toko.

Baca juga:  Pelabuhan Buka Tutup, Kendaraan Menumpuk di Gilimanuk 

Salah satu warga sekitar, I Kadek Adi Nugraha (30), warga awalnya curiga ada suara mencurigakan dari dalam toko dan saat itu kondisi tutup. Tak lama kemudian, muncul cahaya seperti api dari dalam toko. Dan dalam waktu singkat api membesar hingga terlihat menjulur keluar di sela-sela ventilasi toko.

Ia pun sempat panik dan meminta pertolongan warga sekitar. Tak berselang lama, mobil pemadam kebakaran datang dan langsung memadamkan api. Pemilik toko, I Nyoman Arsa datang ketika api sudah membesar dan pemadam berupaya memadamkan api.

Baca juga:  Komisi A Dapati SD Kekurangan Rombel

Arsa menuturkan, tokonya sudah tutup sejak Selasa (13/4) siang. Dan pagi harinya pada Rabu saat Galungan, ia sempat menghaturkan sesajen di warung.

Setelah itu dirinya pulang ke kampung di Tabanan. Ia mengaku mengetahui tokonya terbakar setelah mendapat informasi tetangganya pada malam kejadian.

Petugas dari Damkar menurunkan empat mobil pemadam setelah menerima laporan dari warga. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WITA.

Baca juga:  Diduga Karena Api Dupa, Bangunan Hasil Bedah Rumah Terbakar

Dari pengecekkan seluruh barang di dalam toko ludes. Termasuk 2 unit lemari es, puluhan tabung gas dan uang tunai di dalam toko. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.