hibah
Ilustrasi. (BP/dok)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Belum Cair Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Karangasem mengeluh. Itu menyusul belum cairnya insentif selama empat bulan.

Kondisi itu, membuat para guru PAUD harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan jelang hari Raya Galungan dan Kuningan.

Salah seorang guru PAUD, yang enggan disebut namanya mengatakan, insentif guru yang belum cair sebanyak 4 bulan, yaitu terhitung dari Januari, Februari, Maret, serta April 2021. “Belum ada tanda-tanda insentif cair. Padahal saya berharap insentif bisa cair sebelum hari raya Galungan dan Kuningan. Sehingga bisa dipakai hari raya,” ucapnya.

Baca juga:  Paksa Anak di Bawah Umur Berhubungan Badan, Kartika Dilaporkan ke Polisi

Dia menambahkan, bukan dirinya saja yang belum menerima insentif. Para guru PAUD yang lainnya juga sama belum menerima insentif tersebut. “Kami kurang tahu insentif tak kunjung cair. Saya berharap insentif bisa segera dicairkan. Saya harus memutar otak meminjam uang untuk persiapan hari raya,” katanya.

Ia menyatakan insentif yang didapat perbulannya sebesar Rp 600 ribu.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem, Gusti Ngurah Kartika, tak menampik hal itu. Belum cairnya insentif karena karena dana insentif daerah (DID) pemerintah pusat belum cair. “Insentif guru PAUD bersumber dari DID. Kita sudah menindaklanjuti. Semoga DID bisa segera cair. Mohon sedikit bersabar,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.