Pihak Kejari Tabanan melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi LPD Batungsel, Selasa (2/3). (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Pascapelimpahan tahap II kasus tindak pidana korupsi dana nasabah LPD Batungsel, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tabanan melakukan penahanan terhadap tersangka IMK, Selasa (2/3). Tersangka merupakan pelaku pegawai LPD yang bertugas sebagai kolektor dana nasabah.

Kasi Pidsus, Ida Bagus Putu Wiadnyana, SH, didampingi Kasi Intel Pande Wena Mahaputra, SH, MH dihadapkan media menyampaikan, kasus LPD Batungsel ini mencuat pada 2017 saat ada nasabah yang mengeluhkan tidak bisa menarik dana mereka di LPD. Setelah melalui proses cukup panjang dari tahap penyelidikan lanjut penyidikan, hingga akhirnya cukup bukti, tim penyidik Kejari Tabanan akhirnya menetapkan IMK sebagai tersangka.

Baca juga:  Pelinggih Pura Beji Batan Duren Ditimpa Tiga Pohon

“Saat itu nasabah tidak bisa menarik dananya di LPD. Setelah kita lidik dan kita naikkan ke penyidikan terus dilakukan penghitungan dengan inspektorat ditemukan kerugian negara mencapai Rp 913 juta lebih,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, tersangka mulai Selasa (2/3) ditahan di sel Polres Tabanan sampai dua puluh hari ke depan sambil menyiapkan berkas agar bisa segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Denpasar untuk segera dilakukan proses persidangan.

Baca juga:  Curi Jagung, Pria Ini Divonis Sebulan Penjara

Selain itu, tim penyidik Kejari Tabanan juga sedang menangani pengelolaan dana LPD di desa belumbang, kecamatan Kerambitan. Dan telah menetapkan IWS selaku sekretaris LPD Desa Belumbang sebagai tersangka.

“Untuk kasus LPD Belumbang saat ini tim penyidik sedang melakukan proses pemeriksaan secara maraton pada saksi terkait kasus LPD Belumbang. Ada sebanyak 13 orang saksi. Dimana hasil audit oleh inspektorat Tabanan kerugian negara akibat perbuatan tersangka mencapai Rp 1,1 miliar lebih,” terangnya.

Baca juga:  Bulatkan Konsepnya, Baleg Sarankan RUU Provinsi Bali Disosialisasikan

Saat ini penyidik juga masih terus mendalami perkara ini dan mencermati perkembangan dan dinamika saat ini. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.