Petugas melakukan evakuasi temuan jasad pemulung di sebuah bangunan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Denpasar pada Senin (1/3). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Senin (1/3) ditemukan jasad pria, di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, tepatnya sebelah barat restoran pizza. Setelah dicek ternyata korban adalah Samin asal Jember, Jawa Timur, yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung.

Jasad pemulung ini dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dihubungi Selasa (2/3), Dokter Spesialis Forensik RSUP Sanglah, Dr. Dudut Rustyadi, mengatakan Forensik RSUP Sanglah sudah melakukan pemeriksaan luar pada hari ini.

Baca juga:  Penyelundupan Sabu lewat Darat Diungkap

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah itu, diketahui adanya luka robek pada kepala bagian atas kiri. Luka ini diduga akibat benda tumpul atau bisa saja akibat terjatuh dan terbentur. “Ada luka robek di kepala bagian atas kiri,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Sementara, terkait kondisi tubuh, untuk gizi cukup. untuk perkiraan kematian, pihaknya belum bisa memastikan.

Terkait rencana autopsi, pihaknya juga mengatakan belum bisa memastikan karena menunggu permintaan dari aparat kepolisian.

Baca juga:  Jaksa Belum Siap, Tuntutan Korupsi Dana Silpa Ditunda

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, sebelumnya, mengatakan, temuan jasad sekitar pukul 13.00 WITA oleh saksi, I Putu Suardika alias Doyok (51), sopir mobil pick up. Saat itu, saksi mengira korban tertidur di TKP.

Selanjutnya Suardika memanggil Sahwil (48) untuk mengeceknya. Sahwil bersama Ahmad Holis (53), sama-sama buruh pasir mengecek ke TKP.  “Saksi (Sahwil dan Ahmad) panggil-panggil korban, tapi tidak ada respons,” ujarnya.

Hasil olah TKP, korban mengalami luka di bagian kepala, tepatnya di atas telinga kiri lebar 2 centimeter. “Luka terbuka. Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek di bangunan kosong,” kata Iptu Sukadi. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.