Ilustrasi. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejak pandemi COVID-19, kriminalitas di wilayah Badung justru meningkat. Salah satu faktornya adalah banyak karyawan dirumahkan atau di-PHK.

Wilayah yang mendapat perhatian khusus dari kepolisian yaitu Kecamatan Kuta Utara, Mengwi dan Abiansemal. “Situasi pandemi ini diiringi jumlah kasus kejahatan naik. Karena orang susah mencari makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Kabagops Polres Badung Kompol Wayan Suana, seizin Kapolres AKBP Roby Septiadi, Senin (23/11).

Baca juga:  Karena Ini, Rilis Kasus Mantan Pentolan Ormas Ditunda

Untuk mencegah dan menekan kriminalitas, menurut Kompol Suana, pihaknya menggencarkan patroli siang dan malam. Bahkan dia telah berkoordinasi dengan polsek jajaran untuk menentukan lokasi persinggungan antar anggota patroli polsek.

Selain itu mapping wilayah rawan tindak pidana telah dilakukan dan mengarahkan anggota patroli lebih banyak ke titik tersebut. “Contohnya sepeda motor ditinggal sebentar langsung hilang. Kami berharap masyarakat menjadi polisi bagi dirinya sendiri, artinya mengamankan diri dan barang berharga agar luput dari incaran maling,” ujarnya.

Baca juga:  Antisipasi Penyebaran Virus AI, Distan Cek Unggas di Pasar Kumbasari

Pihaknya juga selalu memberi arahan ke personel supaya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan semaksimal mungkin. Masyarakat merasa aman jika melihat anggota berpakaian dinas hadir di tengah-tengah mereka.

“Saya sering turun ke lapangan untuk pantau situasi dan koordinasi dengan anggota di lapangan. Ini salah stau pola-pola yang kami terapkan untuk menekan kriminalitas. Kami sudah berbuat untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.(Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Pascabanjir di By Pass Ngurah Rai Jimbaran, Sampah Penuhi Permukaan Sungai
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *