Ketua Pengprov Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) IGN. Susrama Putra (kiri), atlet binaraga PON Bali M. Zainudin, Herwin Adianto dan pelatih binaraga PON Bali Obit (kanan). (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jabar meloloskan dua atlet binaraganya yakni Iwand Samuray (75 kg) dan Diding Grimon (80 kg). Mereka melakukan try out ke Bali mulai 16-23 November. Sementara, Bali juga meloloskan dua binaragawan ke PON Papua. Mereka adalah M. Zainudin (65 kg) dan Herwin Adianto (+85 kg).

Dalam suratnya bernomor 809/K-SB/KU/X/2020 perihal latihan bersama atlet binaraga Sumbar dengan atlet binaraga Bali, yang ditandatangani Ketum KONI Sumbar Syaiful. SH, M.Hum menyebutkan, dalam rangka persiapan menghadapi PON di Papua 2021, atlet binaraga Sumbar akan melakukan try out bersama binaragawan PON Bali.

Baca juga:  Identitas Jenazah Penuh Tato di Sungai Mahendradata Belum Diketahui

Untuk itu, Syaiful memohon kepada KONI Bali supaya bisa menerima binaragawan PON Sumbar, guna melakukan latihan bersama atlet binaraga Bali. Pelatih binaraga PON Bali Wayan Bun Setiady, Selasa (3/11) mengemukakan, dua binaragawan Sumbar sengaja memilih Pulau Seribu Pura sebagai lokasi try out, karena prestasi binaragawan Bali mulai diperhitungkan di kancah nasional.

Selain itu, kata Bun Setiady, dua binaragawan Sumbar Iwand dan Diding hanya berangkat berdua menuju Bali. “Mereka hanya datang dua atlet binaraga tanpa didampingi pelatih. Mereka memilih try out ke Bali, bertujuan menimbah ilmu dan teknik binaraga, sekaligus menikmati indahnya pemandangan alam Bali,” sebut pria yang akrab disapa Obit ini.

Baca juga:  Pedansa Bali Sabet 5 Emas di Kejurnas

Obit menambahkan, kedua binaragawan Sumbar berlatih bersama pada sebuah fitnes di kawasan Ubud. “Iwand dan Diding menjalani pemusatan latihan, sekaligus tinggal di kawasan Ubud selama sepekan,” terang Obit. Ia berharap, latihan bersama ini bisa saling bertukar pikiran mulai teknik, pola pembinaan, sampai program latihan.

“Dua atlet binaraga Sumbar Iwand dan Diding kebetulan lolos pada kelas yang berbeda dengan Zainudin dan Herwin,” ujar Obit. Karena itu, para binaragawan tidak bisa kontes bersama. Kendati demikian, Obit berharap melalui pemusatan latihan bersama di Ubud ini, pihaknya juga ingin bertukar pikiran dengan binaragawan Sumbar. “Intinya, kami saling tukar informasi berikut perkembangan binaraga di masing-masing provinsi,” sebut dia. Dia juga ingin binaragawan Bali mampu menambah ilmu dari hasil latihan bersama atlet Sumbar ini. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.