Pemedek yang mulai tangkil untuk melakukan persembahyangan di lokasi pohon albesia yang mengeluarkan air di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Adanya fenomena pohon belalu (albesia) yang mengeluarkan air di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem kabarnya makin meluas. Bahkan, saat ini sudah banyak masyarakat luar mulai melakukan persembahyangan ke lokasi sekaligus meminta air yang keluar dari pohon itu.

Air itu diyakini mampu menyembuhkan sejumlah penyakit. Pemangku setempat, Jro Mangku Made Tastra, Kamis (22/10) mengungkapkan, pascatemuan warga beberapa hari lalu, makin banyak masyarakat yang melakukan persembahyangan ke pohon tersebut sekaligus untuk nunas air yang keluar dari pohon tersebut. “Ini merupakan fenomena yang terbilang langka. Sebab keluarnya air dari atas pohon sampai saat kini belum diketahui sumbernya,” ucapnya.

Baca juga:  Tahun Segini, Bupati Mas Sumatri Target Karangasem Bebas Gepeng

Jro Mangku Tastra meyakini, kalau air tersebut bertuah dan diyakini mampu menyembuhkan beragam penyakit. Hanya, terkait keyakinan itu dikembalikan ke masyarakat itu sendiri. “Semuanya kembali ke masyarakat. Kalau dari diri yakin, ya kita yakini hal itu. Yang jelas ini pasuwecan¬†Ida Bhatara,” Jelasnya.

Dia menjelaskan, selain warga Nongan, Sidemen Karangasem, sudah banyak warga luar Karangasem, yakni Bangli, Jembrana, yang datang untuk melakukan persembahyangan sekaligus nunas air tersebut untuk dibawa ke rumah mereka masing-masing. “Masyarakat, termasuk para pelaku spiritual dipersilakan nunas (memohon) air itu dibawa pulang untuk membersihkan diri, pekarangan, dan sekaligus obat,” paparnya

Baca juga:  Tiket Masuk Objek Wisata Besakih Dirancang Naik

Seorang pamedek asal Jembrana, I Nyoman Suata, menjelaskan, kalau dirinya datang tangkil ke tempat ini memang untuk memohon kesehatan, nunas tamba (obat). “Jujur saya pribadi sangat percaya air ini dapat dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Saya tunas air untuk dibawa ke rumah,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.