Polisi mendatangi lokasi kejadian gantung diri. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kintamani. Kali ini korbannya I Nyoman DY (14) warga Desa Belandingan.

Pelajar SMP itu ditemukan tewas gantung diri di kebun milik orang tuanya, Minggu (27/9). Peristiwa itu pertamakali diketahui saksi Ni Made Mariani, kakak korban.

Sekitar pukul 13.00 WITA, Mariani pergi ke kebun milik orang tuanya hendak mencari rumput. Sesampainya di kebun, saksi terkejut karena mendapati korban gantung diri di pohon alpukat menggunakan seutas tali plastik.

Baca juga:  Target Bebas Malaria 2030, Daerah Indonesia Timur Banyak yang Endemis

Saksi berupaya menolong korban dengan memotong tali yang menjerat leher adiknya. Saksi selanjutnya memanggil Ni Ketut Dayuh, ibunya dan keluarganya yang lain untuk menolong korban.

Namun sayang korban sudah meninggal dunia. Pihak kepolisian dari Polsek Kintamani yang mengetahui kejadian itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. Mayat korban juga diperiksa oleh petugas medis.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal akibat kurangnya peredaran darah ke otak akibat fiksasi karena kuatnya jeratan pada leher. Ditemukan adanya luka bekas jeratan pada leher, lebam mayat di area punggung, dan kaku mayat seluruh tubuh. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Sulhadi.

Baca juga:  Diduga Depresi, Nekat Gantung Diri

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti seutas tali plastik wana biru. Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat permasalahan keluarga. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.