Sedana Arta-Wayan Diar. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Saling dukung dan memberikan rekomendasi paket yang akan maju dalam pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup) Bangli 2020 sudah mulai dilakukan. Menyusul adanya pengumuman sejumlah paket yang akan maju di Pilbup nantinya, Partai Demokrat Kabupaten Bangli pun akhirnya menjatuhkan pilihannya.

Mereka menyerahkan rekomendasi dukungan pada Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar, calon yang diusung PDIP pada Pilkada Bangli 2020. “Kami selaku jajaran pengurus di tingkat kabupaten, sesuai surat keputusan DPP Partai Demokrat yang dalam Pilkada Bangli ini memberikan rekomendasi kepada Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar, jadi kami jajaran pengurus DPC Bangli baik di kecamatan, dan ranting sudah sewajarnya dan harus melaksanakan apa yang jjadi keputusan DPP,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Bangli Komang Carles, Minggu (30/8).

Baca juga:  Kapolres Pantau Penyimpanan Kotak Suara

Jelas Carles, sesuai surat keputusan DPP Partai Demokrat Nomor 247/SK/DPP/PD/VIII/2020 tentang Paslon bupati dan wakil bupati Bangli, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono merekomendasikan mengusung Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar dan mendaftarkannya ke KPU Bangli. Terkait rekomendasi itu, Carles mengatakan pihaknya akan membentuk tim kampanye.

Sementara itu terpisah, Ketua DPD II Golkar Bangli I Gusti Made Winuntara mengatakan pihaknya di Golkar yang mengusung pasangan calon I Made Suberata-Ngakan Made Kutha Parwata harus berjuang keras untuk memenangkan Pilkada Bangli. Mengingat jumlah kursi Golkar di DPRD Bangli berbeda jauh dibandingkan PDIP.

Baca juga:  Koalisi PDIP - Gerindra Diwacanakan Kembali

Golkar hanya enam kursi sementara PDIP 16 kursi. Namun demikian, pihaknya menegaskan tidak pernah ragu. Menurutnya jumlah kursi di lembaga legislatif bukan menjadi patokan untuk memenangkan Pilkada. “Kalau lihat kursi, kita harus kerja lebih keras lagi. Tapi kita tidak pernah ragu dengan itu, karena kita lebih ke figur calon,” terangnya.

Sejauh ini, ungkap Winuntara, partai lain yang sudah mantap berkoalisi dengan Golkar baru Nasdem. Sedangkan partai lain belum ada kepastian. “Kita dari dulu sudah menawarkan mengajak teman-teman partai lain (berkoalisi). Tapi teman-teman partai lain kan tergantung rekomendasi dari pusatnya,” terangnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.