Proses pengerjaan proyek Dermaga Cruise di Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem ditunda akibat sedimentasi di dekat dermaga. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Proses pengerjaan proyek Dermaga Cruise di Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem ditunda. Penyebabnya, Badan Perencanaan & Pembangungan Nasional (Bappenas) meminta Kesyahbandar Otoritas Penyebrangan (KSOP) Plabuhan Padang Bai akibat adanya sedimentasi di dekat dermaga.

Kepala KSOP Pelabuhan Padang Bai, Ni Putu Eka Suyasmin, mengatakan, pihak Bappenas meminta supaya proyek ditunda karena berbagai pertimbangan seteah melakukan pengecekan dermaga. Salah satunya, ditemukan sedimentasi dekat Dermaga Cruise.

Baca juga:  Akhir November, Pasar Seni Sukawati Mulai Dibangun

“Kalau pengerjaaanya dilanjutkan khawatirnya akan mubadzir karena ada sedimentasi disekitar Dermaga Cruise. Sehingga perlu dilakukn pengerukan terlebih dulu untuk bisa lanjutkan pembangunannya,” ucapnya belum lama ini.

Suyasmin menambahkan, selain itu, Bappenas juga meminta KSOP Pelabuhah Padang Bai untuk melakukan kajian terlebih dulu sebelum melanjutkan proyek tersebut. Sebab, bila itu dipaksakan ditakutkan membuang-buang anggaran.”Tahun 2020 sampai 2022 dipastikan tak ada dana untuk Dermaga Cruise,”Katanya.

Baca juga:  Batal, Rencana Revitalisasi Tiga Dermaga di Bangli

Dia mengakuai, tidak dapat memastikan kapan sisa pembangunan Dermaga Cruise dilanjutkan. Saat ini KSOP hanya menunggu kucuran dana dari pemerinth pusat, dalam hal ini Kementrian Perhubungan (Menhub). “Kita tetap menunggu dana pusat untuk kelanjutan pembangunan itu,” Tegas Suyasmin. (Eka Prananda/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.