Suasana Rakertas PBVSI Buleleng. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Buleleng merancang Akademi Bola Voli. Ini digulirkan untuk mengoptimalkan pembinaan Voli di Bali Utara. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) pada Minggu (9/8).

Ketua Umum PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, mengatakan pembentukan Akademi Bola Voli merupakan keharusan. “Harus ada ruang profesional untuk melakukan pendidikan di olahraga Bola Voli dari usia dini, pemula, remaja dan juga junior,” katanya.

Baca juga:  Porprov Bali Pertandingkan 38 Cabor

Menurut Anggota DPRD Provinsi Bali ini, realisasi akademi ini paling lambat akhir 2020 ini. Mereka nanti akan digodok dengan standarisasi internasional. “Jangan ketika ada turnamen kita ambil atlet di tengah jalan, sehingga tak jelas tingkat ketahanan fisik, mentalnya. Satu dua tahun hilang, kita tidak ingin seperti itu. Akademi Bola Voli akan mencetak atlet sesuai dengan harapan kita, tidak atlet copotan,” katanya.

Terkait sarana prasana yang mendukung pembentukan Akademi Bola Voli ini, PBVSI sudah mendapat lampu hijau dari Bupati Buleleng lewat hibah dari Disdikpora Buleleng sebesar Rp 100 juta. Selanjutnya Pengkap PBVSI Buleleng akan melakukan pendekatan ke Dinas Pendidikan Provinsi Bali untuk menyebar Surat Edaran (SE) menghidupkan kembali ekstra bola voli di masing-masing sekolah.

Baca juga:  BPBD Belum Terima Laporan Warga Karangasem Ngungsi ke Buleleng

Selain itu program mendesak yang segera akan dilaksnakan di penghujung 2020 ini adalah event perang bintang dengan mengundang sejumlah club voli besar di Bali.

Ketua Umum KONI Buleleng yang diwakili Wakil Ketua II, I Ketut Wiratmaja mengapresiasi langkah awal pengurus PBVSI baru. Kepengurusan baru pun diharapkan dapat bekerja maksimal menjawab tantangan masyarakat selama ini yang meragukan eksistensi olahraga bola voly di Buleleng. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.