TEGAL, BALIPOST.com – Sejumlah obyek wisata di kawasan Taman Wisata Guci Kabupaten Tegal mulai ramai dipadati pengunjung. Namun, hanya wisatawan dari sekitar Tegal yang diperbolehkan berkunjung.

Sementara wisatawan dari luar kota yang akan berwisata terpaksa diputar balik. Taman wisata di lereng Gunung Slamet Kabupaten Tegal ini menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh pengunjung. Yakni, diukur suhu badannya dan wajib mengenakan masker. Pengunjung juga diperiksa identitasnya untuk mengetahui asal kotanya.

Baca juga:  Kabur dari RS di Jakarta, Pasien Positif COVID-19 Mudik ke Brebes

Hanya warga dari tiga daerah yang diperbolehkan untuk berkunjung, yakni Kota tegal, Brebes, dan Pemalang. Sejumlah wisatawan dari luar kota seperti Cirebon, Bandung, Jakarta, terpaksa diputar balik petugas karena belum dibuka untuk wisatawan luar kota.

Tidak hanya mobil pribadi dan sepeda motor, sejumlah mobil travel dan bus pariwisata dari luar kota juga ikut diputar balik. Sejumlah pengemudi travel yang membawa wisatawan dari luar kota pun kecewa karena belum bisa masuk di kawasan obyek wisata itu.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Hampir Capai 100 Orang, Korban Jiwa Alami Lonjakan Dibanding Sehari Sebelumnya

Koordinator Loket Wisata Guci, Rozikin, mengatakan pengelola obyek wisata Guci belum diperbolehkannya wisatawan dari luar kota bertujuan untuk mencegah penularan COVID-19 sesuai peraturan Bupati Tegal. Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan larangan tersebut diberlakukan. Guna menghindari kerumunan, jumlah pengunjung dibatasi 300 orang setiap hari. (Agus Supramono/Semarang TV)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *