I Wayan Dirgayusa. (BP/dok)

BANGLI, BALIPOST.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli mencatat tidak ada terjadi penambahan kasus positif selama dua hari. Yakni pada Sabtu (11/7) dan Minggu (12/7).

Sebaliknya, warga Bangli yang sembuh dari COVID-19 mengalami penambahan sebanyak 10 orang. Berdasarkan data yang disampaikan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID -19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, pada Sabtu (11/7) terjadi penambahan angka warga yang sembuh sebanyak 8 orang.

Baca juga:  Investigasi Jatuhnya Helikopter, TNI AD Datangkan Ahli dari Rusia

Rinciannya, 3 orang dari Banjar Susut Kelod, Desa Susut, 2 orang dari Banjar Bangun Lemah, Desa Apuan, 2 orang dari Banjar Abuan Desa Abuan Kecamatan Susut dan satu orang dari Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani. Kedelapan warga yang sembuh itu sebelumnya terkonfirmasi positif akibat transmisi lokal.

Kemudian pada Minggu (12/7), kembali terjadi penambahan angka kesembuhan sebanyak dua orang. Keduanya berasal dari Banjar Abuan Kangin, Desa Abuan.

Baca juga:  Stok Lauk dan Gas di Pengungsian Menipis

Sama seperti delapan warga yang sembuh pada Sabtu (11/7), kedua warga yang sembuh Minggu juga sebelumnya terkonfirmasi positif akibat transmisi lokal. “Keduanya selama ini dikarantina di hotel Gran Mega,” kata Dirgayusa.

Kata pria yang menjabat Kadiskominfos Kabupaten Bangli itu, selama dua hari terakhir tidak terjadi penambahan kasus positif. Dengan demikian angka kasus COVID-19 di Kabupaten Bangli masih tetap 186 kasus.

Baca juga:  Puluhan Pedagang Pasar Kidul Jalani Swab Kedua

Dengan rincian, 146 orang diantaranya kini sudah dinyatakan sembuh sedangkan 40 orang lainnya masih dirawat.

Sementara itu, disinggung mengenai hasil swab sejumlah pedagang Pasar Kidul, Bangli, Dirgayusa belum bisa menyampaikannya. Sebab hasilnya belum keluar. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.