dr. Ni Luh Gede Sukardiasih. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti akhirnya memilih dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, Wakil Direktur Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pengendalian Penduduk (KB PP) Tabanan. Meski dari hasil nilai seleksi jabatan oleh pansel, yang bersangkutan berada di posisi kedua di bawah Sekretaris Bakeuda Tabanan Ni Wayan Mariyati.

Namun, penetapan pejabat terpilih mutlak kewenangan Bupati selaku pejabat Pembina Kepegawaian. Bahkan, Kamis (9/7) dr. Ni Luh Gede Sukardiasih dilantik menjadi Kepala Dinas KB PP secara virtual.

Baca juga:  Gerakan Bermasker, Target Jatim Jadi Zona Hijau

Dalam sambutannya Bupati Eka mengatakan, dipilihnya Sukardiasih untuk mengisi kekosongan kursi kepala dinas KB yang sudah ditinggal pensiun pejabat sebelumnya sejak 1 Desember 2019 silam, karena pernah bersama-sama diajak dalam program penanggulangan kanker serviks. Pada saat itu, Sukardiasih menjabat sebagai Kepala Puskesmas Tabanan III yang menjadi lokasi pemeriksaan kanker serviks.

Diharapkan dengan pengalamannya tersebut bisa dilanjutkan dengan program lainnya terutama pencegahan kanker serviks. “Jadi dia ini (dr. Sukardiasih, red) waktu saya di DPRD sering saya ajak menangani persoalan kanker serviks. Dia memiliki pengalaman di bidang ini dengan harapan bisa dilanjutkan pada jabatan sekarang untuk lebih memaksimalkan upaya penurunan angka kasus kanker serviks, meski dari data saat ini hanya tinggal 2 persen saja,” ucapnya.

Baca juga:  KPU RI Keluarkan SE Sikapi COVID-19, Ini Isinya

Terkait jabatannya saat ini, Sukardiasih mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Ini adalah amanah buat saya, yang jelas dimanapun kami bekerja baik di Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan rumah sakit tujuannya sama yakni melayani masyarakat agar lebih baik lagi, itu prinsip saya,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.