Suasana Terminal Kedatangan Internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (20/3). (BP/Antara)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Jumlah penerbangan dan penumpang di Bandara Ngurah Rai anjlok di tengah mewabahnya COVID-19. Communication and Legal Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsannurohim, Senin (30/3), mengatakan, penurunan tersebut tidak terlepas akibat merebaknya virus Corona di seluruh dunia.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya mengantisipasi penyebaran virus ini dengan rutin melakukan penyemprotan disinfektan, memeriksa suhu tubuh dengan thermal scanner serta penggunaan hand sanitizer. “Ini rutin kami lakukan,” katanya.

Baca juga:  Stimulus Pekerja, BP Jamsostek Denpasar Sebut Sudah Segini Rekening Terdata

Dari data, jumlah penerbangan domestik di Bandara Ngurah Rai pada 29 Maret 2020 hanya sebanyak 62 penerbangan. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 42,59 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang sebanyak 108 penerbangan.

Sedangkan untuk keberangkatan domestik sebanyak 67 penerbangan atau turun sebesar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni sebanyak 111 penerbangan.

Sementara untuk jumlah penerbangan internasional, jumlah kedatangan sebanyak 14 penerbangan atau turun sebesar 85,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang sebanyak 99 penerbangan. Untuk keberangakatn internasional, juga mengalami penurunan 84,85 persen. Pada 29 Maret 2020, hanya ada 15 penerbangan. Padahal tahun lalu menyentuh 99 penerbangan.

Baca juga:  Nelayan Pantai Penimbangan Kembali Tenggelamkan Hexadome

Jumlah penumpang juga mengalami penurunan. Dari data, kedatangan domestik ada sebanyak 3.538 penumpang atau turun 73,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni sebanyak 13.479 orang. Sedangkan untuk keberangkatan domestik sebanyak 4.298 orang atau turun 66 persen dibandingkan periode sama tahun 2019 yakni sebanyak 12.620 orang.

Untuk penumpang internasional juga mengalami penurunan. Kedatangan internasional per 29 Maret hanya sebanyak 389 orang atau turun 97,8 persen dibandingkan tahun 2019 yakni sebanyak 17.705 orang. Untuk keberangkatan internasional sebanyak 2.307 orang atau turun sebesar 86,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni 17.130 orang penumpang. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN