Dirut RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani selama ini menangani tujuh pasien terkait virus Corona. Enam orang telah dipulangkan, sehingga kini tinggal satu pasien dalam pengawasan yang dirawat di ruang isolasi.

Hal itu diungkapkan Dirut RSUD Sanjiwani dr. Ida Komang Upeksa ditemui di Kantor DPRD Gianyar, Senin (9/3). Dari enam pasien yang dipulangkan, lima merupakan pasien pengawasan Corona yang hasil labnya negatif. Sedangkan satu orang berstatus pemantauan.

Baca juga:  Persentase Pasien COVID-19 Sembuh di Bali Lampaui 65 Persen, Kasus Baru Masih Bertambah

Saat ini pihaknya tinggal menangani satu pasien pengawasan COVID-19. Sembari menunggu hasil lab, pasien tersebut ditangani di ruang isolasi. “Dominan pasien dalam pengawasan Corona ini datang karena mengajukan diri. Ada pula yang datang karena rujukan,” jelasnya.

Untuk menangani pasien tersebut, petugas rumah sakit bekerja sesuai SOP, yakni dibekali alat pelindung diri (APD). Pihaknya juga berupaya menenangkan seluruh internal rumah sakit terutama dalam penggunaan masker.

Baca juga:  Tak Bermasker, Belasan Warga Didenda Rp 100 Ribu

“Masker digunakan untuk pasien, perawat dan dokter yang menangani pasien hingga keluarga yang menjenguk. Di luar itu tidak pakai masker,” tegas Upeksa. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN