PKK menggelar Rapat Konsultasi, Selasa (11/2). (BP/rin)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2020 di Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (11/2). Acara ini diikuti 170 peserta, terdiri dari TP PKK Provinsi Bali, TP PKK kabupaten/kota, TP PKK kecamatan se-Bali serta OPD terkait di provinsi dan kabupaten/kota.

Ketua Panitia Rakon, A.A. Sri Utari Naradha mengatakan, PKK sebagai gerakan masyarakat yang diwadahi dalam TP PKK selama ini telah aktif berperan sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan keluarga dan masyarakat. Di era globalisasi, PKK diharapkan dapat meningkatkan peran, pengetahuan, kinerja dan kemandirian sehingga dapat memberikan sumbangan yang sebesar-besarnya bagi pembangunan bangsa serta menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

“Sejalan dengan hal tersebut dan sesuai dengan program kerja TP PKK, maka perlu diselenggarakan Rakon PKK Tahun 2020,” ujarnya.

Sri Utari menambahkan, PKK juga mendukung terwujudnya visi gubernur “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. Rakon PKK Provinsi Bali mengangkat tema “Konsolidasi Gerakan PKK Menyongsong Rakernas PKK Tahun 2020”.

Acara ini bertujuan untuk mewujudkan sinergitas program TP PKK tahun 2020 baik lintas wilayah maupun sektoral. Selain itu, mengevaluasi kegiatan TP PKK sebagai pedoman pelaksanaan pada tahun berikutnya. Hasil yang diharapkan, para peserta Rakon dapat mengetahui program kegiatan TP PKK Provinsi dan masing-masing kabupaten/kota. “Selain itu, agar dapat lebih memahami tugas pokok dan fungsinya baik sebagai pelaku aktif maupun pasif dalam pelaksanaan program kegiatan PKK yang lebih fokus, tulus dan lurus,” imbuhnya.

Rakon yang dibuka Gubernur Bali Wayan Koster ini antara lain diisi dengan pengarahan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster serta materi dari Kepala Dinas PMD, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Kepala Bappeda Provinsi Bali, dan Sekretaris TP PKK Provinsi Bali. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN