
DENPASAR, BALIPOST.com – Provinsi Bali menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam pembangunan kepemudaan. Bali berhasil menempati peringkat pertama nasional dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tertinggi, yakni mencapai 84,60.
Tidak hanya unggul dalam capaian indeks, Bali juga meraih penghargaan sebagai provinsi dengan peningkatan IPP terbaik setelah mencatat kenaikan sebesar 8,85 poin dalam kurun waktu 2024-2025.
Dua penghargaan tersebut diumumkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam agenda Indonesia Youth Summit (IYS) yang berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 di Teater Jakarta. Capaian ini menempatkan Bali di atas Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memperoleh skor 77,25 dan DKI Jakarta dengan nilai 75,37.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, Rabu (4/11), mengatakan keberhasilan tersebut merupakan capaian penting dalam pembangunan kepemudaan di Bali. Menurutnya, Bali tidak hanya berhasil meraih nilai IPP tertinggi secara nasional, tetapi juga menunjukkan peningkatan paling signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data, IPP Bali pada 2024 tercatat sebesar 75,75. Angka tersebut meningkat menjadi 84,60 pada 2025 atau mengalami kenaikan 8,85 poin. Peningkatan ini sekaligus mengantarkan Bali meraih predikat provinsi dengan peningkatan IPP terbaik secara nasional.
Dengan capaian tersebut, Bali memperoleh dua penghargaan utama dalam agenda IYS 2026. Pertama, penghargaan sebagai provinsi dengan Indeks Pembangunan Pemuda tertinggi dengan skor 84,60. Kedua, penghargaan atas peningkatan IPP terbaik dengan kenaikan 8,85 poin selama periode 2024-2025.
Wesnawa Punia menilai capaian ini menjadi indikator positif terhadap perkembangan pembangunan kepemudaan di Bali. Peningkatan indeks tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi prestasi administratif, tetapi juga mencerminkan dampak program dan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
Selain menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan kepemudaan, IPP juga memiliki peran strategis sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah. Hasil pengukuran indeks dapat mendorong daerah untuk terus meningkatkan kualitas program, memperkuat kebijakan kepemudaan, serta memastikan intervensi pemerintah memberikan dampak nyata bagi generasi muda.
Capaian IPP tersebut juga menjadi bagian dari impact report atau laporan dampak pembangunan kepemudaan. Dengan demikian, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memastikan program tersebut memberikan hasil terukur terhadap peningkatan kualitas dan kapasitas pemuda.
Keberhasilan Bali meraih dua penghargaan sekaligus menjadi modal untuk memperkuat pembangunan kepemudaan ke depan. Pemerintah daerah diharapkan dapat mempertahankan capaian tersebut melalui kebijakan yang berkelanjutan, sekaligus memperluas ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Dengan skor 84,60 dan peningkatan 8,85 poin, Bali kini menjadi provinsi dengan capaian IPP tertinggi sekaligus peningkatan terbaik secara nasional berdasarkan pengumuman Kemenpora dalam IYS 2026. Prestasi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk menjaga konsistensi pembangunan kepemudaan agar capaian indeks tersebut sejalan dengan peningkatan kualitas dan kesejahteraan pemuda di Bali. (Ketut Winata/balipost)










