
DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.
Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 24 Oktober 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.
Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.
Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.
Kala Rumpuh
Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).
Kala Temah
Tidak baik untuk dewasa ayu.
Panca Prawani
Tidak baik dipakai dewasa ayu.
Purwani
Tidak baik dipakai dewasa.
Semut Sedulur
Baik untuk gotong royong, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat.
Sri Murti
Baik untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung.
Sri Tumpuk
Baik untuk mencari burung (mapikat).
Titibuwuk
Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Sumarthana/balipost)










