Ikon baru Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang berupa Patung Garuda serta fasilitas Taman Baca.(BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berkomitmen mendorong pengembangan potensi lokal desa. Langkah ini ditandai dengan peresmian ikon baru Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, berupa Patung Garuda serta fasilitas Taman Baca.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, S.STP., M.Si., Senin (19/10) menyampaikan bahwa Patung Garuda yang dibangun di area Pakudui ini merupakan salah satu ikon kerajinan khas Desa Kedisan yang sudah mendunia. Pembangunan ikon beserta taman baca ini menganggarkan dana senilai Rp340 juta.

Baca juga:  Dari Ribuan Pedagang di Pasar Tradisional Terdampak hingga Penyekatan di Denpasar Diperluas

​”Hari ini kita berada di Kantor Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, terkait dengan peresmian salah satu ikon Desa Kedisan yaitu Patung Garuda yang sudah mendunia di Pakudui. Ini dijadikan ikon Desa Kedisan yang dianggarkan senilai Rp340 juta, termasuk bagian bawahnya yaitu Taman Baca,” ujarnya.

Gede Daging berharap dengan diresmikannya ikon Patung Garuda dan Taman Baca tersebut, Desa Kedisan dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Momentum peresmian ini sekaligus menjadi purna tugas yang berkesan bagi Perbekel (Kepala Desa) Kedisan.

Baca juga:  Porprov Bali, Kesebelasan Denpasar dan Tabanan Menang

​”Semoga dengan ikon ini Desa Kedisan akan lebih dikenal. Terlebih Bapak Perbekel akan mengakhiri masa tugasnya. Semoga dari Kedisan semuanya berjalan lancar dan selalu terkenal,” tambahnya.

Gede Daging menambahkan pembangunan fasilitas publik ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan literasi anak-anak dan kemajuan pariwisata berbasis ekonomi kreatif di Desa Kedisan. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN