
DENPASAR, BALIPOST.com – Pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Kota Denpasar hingga Rabu (14/10) masih diwarnai antrean panjang. Tidak sedikit kisah memilukan yang terjadi saat warga antre berjam-jam.
Seperti yang dialami salah seorang warga Peguyangan, Denpasar Utara, Pranata. Dia mengaku tidak sempat tidur untuk bisa mendapatkan BBM.
Diceritakannya, ia mulai mengantre pukul 23.00 WITA di SPBU Jalan Gatot Subroto (Gatsu) tengah arah Jalan Nangka. Ia memutuskan mulai mengantre setelah lepas bekerja di seputaran Jalan Gatsu.
Saat pertama menginjak antrean, posisinya berada di belakang Celular World ke arah barat. “Jadi antreannya itu melingkar dari Celullar Word ke arah Barat terus utara menuju Pizza Hut. Itu untuk jalur pembelian pertamax,” katanya, saat ditemui di SPBU Jalan Ahmad Yani, Rabu (14/10) pagi.
Namun setelah kurang lebih 3 jam mengantre atau sekitar pukul 02.00 dini hari, BBM ternyata habis. Pranata kemudian memutuskan mencari SPBU lain.
SPBU Jalan Gatsu Tengah arah Jalan Cokroaminoto dikatakannya antrean mengular sampai ke Jalan Ahmad Yani. Kemudian menutuskan ke SPBU Jalan Ahmad Yani yang ternyata juga sudah tutup.
“Jadi saya memutuskan untuk pulang karena sudah tidak kuat, capek,” terangnya.
Namun demikian, dikarenakan bensin sepeda motornya sudah benar-banar habis, dia memutuskan untuk kembali mengantre di SPBU Ahmad Yani dari pukul 5.30 Wita sebelum berangkat bekerja lagi. “Ga dapat tidur karena jam 5 harus sudah siap-siap lagi,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga yang tinggal di Jalan Pidada, Andre. Dia mengaku antre di dua SPBU yakni SPBU Ubung dan Jalan Cokroaminoto.
Kurang lebih 4 jam dia mengantre dikarenakan stok sempat habis. Namun karena kelelahan dia memutuskan pulang, tidak melanjutkan mengantre.
“Sampai sekarang belum ngisi lagi. Was-was kalau berpergian. Tapi saya usahakan tidak terlalu banyak berpergian,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)










