Proses penjemputan jenazah PMI asal Desa Penglatan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, Kadek Wendi Damayanti (23), meninggal dunia saat bekerja di Mesir. Jenazah almarhumah telah dipulangkan ke Bali dan tiba di rumah duka pada Sabtu (10/10) malam.

Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat dehidrasi berat yang disebut menyebabkan hipovolemia sehingga kemampuan jantung memompa darah terganggu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, dikonfirmasi, Selasa (13/10), mengatakan, pihaknya memfasilitasi penjemputan jenazah bersama Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali. Pesawat Turkish Airlines nomor penerbangan TK066 yang membawa jenazah tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 18.33 WITA.

Baca juga:  Diduga Terinfeksi Rabies, Bocah 8 Tahun Meninggal

Jenazah diterima sekitar pukul 19.31 WITA. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan dari area kargo menuju rumah duka pada pukul 20.18 WITA dan tiba sekitar pukul 23.04 WITA.

Arimbawa menjelaskan, informasi mengenai meninggalnya PMI tersebut pertama kali diterima melalui keluarga yang berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir. Setelah mendapat kabar tersebut, keluarga menghubungi Disnakertrans ESDM Buleleng untuk meminta bantuan terkait pemulangan jenazah.

Baca juga:  Gubernur Koster akan Pantau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di SDN 1 Besakih

Dari penelusuran awal melalui sistem pendataan penempatan pekerja migran, nama almarhumah tidak ditemukan. Namun, berdasarkan konfirmasi lanjutan kepada keluarga, almarhum diketahui masih menjalin hubungan kerja dengan perusahaan tempatnya bekerja di Mesir.

Almarhumah bekerja di sektor perhotelan sebagai terapis spa dan telah dua kali berangkat ke luar negeri. Pada keberangkatan terakhir, ia sempat mendapat izin untuk pulang ke Bali. Namun, setelah kembali bekerja di Mesir, masa kontrak kerja dan visa yang dimilikinya diketahui telah berakhir sebelum sempat diperpanjang. “Dari informasi yang kami terima, yang bersangkutan meninggal karena sakit saat berada di rumah sakit,” ujar Arimbawa.

Baca juga:  Santap Ikan Bakar, Pengunjung Lesehan Tewas

Ia menambahkan, seluruh biaya pemulangan jenazah hingga tiba di Bali ditanggung oleh pihak pemberi kerja di Mesir. BP3MI Bali juga membantu proses penjemputan jenazah di bandara serta memberikan santunan kepada keluarga almarhum. “Kami sudah berkoordinasi dengan BP3MI terkait pemulangannya. Bahkan, santunan juga diberikan oleh BP3MI kepada keluarga korban,” imbuhnya.

Jenazah Kadek Wendi Damayanti selanjutnya akan diaben di Desa Penglatan pada Selasa (13/10). (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN