Pemkab Gianyar menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Gianyar Kamis (1/10).(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara bendera dipimpin Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun bertempat di Halaman Kantor Bupati Gianyar, Kamis (1/10) pagi.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta mempertahankan Pancasila sebagai ideologi teguh bangsa. Rangkaian peristiwa bersejarah pada 30 September 1965 menjadi latar belakang penting digelarnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga:  Penggugat Tanah Desa Guwang Minta Sidang Ditunda

Dalam suasana upacara yang berlangsung khidmat, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Gianyar, Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita, membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang ditandatangani oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Ikrar tersebut menegaskan bahwa sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, NKRI kerap menghadapi berbagai rongrongan dari dalam maupun luar negeri akibat kelengahan dan kekurangwaspadaan. Kendati demikian, dengan semangat kebersamaan dan persatuan, bangsa Indonesia terbukti mampu bertahan dan memperkokoh tegaknya negara.

Baca juga:  Sinkronisasi Data Purnawirawan, Bawaslu Gandeng TNI-Polri dan Disdukcapil

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sukania Dwiyani saat membacakan ikrar tersebut.

Melalui peringatan ini, Pemkab Gianyar menekankan bahwa Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat nyata untuk terus menghidupkan semangat gotong royong, toleransi, dan keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat.(Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Generasi Emas Garda Terdepan Penjaga Nilai Pancasila
BAGIKAN