
SINGARAJA, BALIPOST.com – Setelah tujuh hari, tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap anak berinisial GARW (11) yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (24/9). Hingga hari ketujuh, pencarian korban belum membuahkan hasil.
Penghentian operasi SAR tersebut dilaksanakan di kantor Desa Gerokgak, Rabu (30/9) siang. Meski operasi resmi dihentikan, pemantauan dan koordinasi dengan kelompok nelayan di sepanjang pesisir utara Pantai Gerokgak tetap dilanjutkan.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Dony Indrawan mengatakan, seluruh lokasi yang dicurigai menjadi titik keberadaan korban telah disisir sejak hari pertama pencarian. Namun, hingga hari terakhir operasi, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
“Operasi SAR hari ini kita hentikan dan akan dilanjutkan pemantauan serta koordinasi dengan kelompok-kelompok nelayan yang berada di pesisir utara Pantai Gerokgak,” ujar Dony saat penutupan operasi SAR.
Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR melakukan penyisiran laut dengan luas area mencapai 40 mil laut persegi (NM²). Sementara itu, penyisiran melalui jalur darat dilakukan sejauh lima kilometer.
Dony menjelaskan, selama tujuh hari operasi berlangsung, tim SAR gabungan telah mengerahkan berbagai upaya untuk menemukan korban. Seluruh unsur yang terlibat juga telah melakukan pencarian secara maksimal sesuai dengan area yang telah ditentukan.
Meski operasi SAR dihentikan, pihaknya memastikan operasi pencarian dan evakuasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda baru yang mengarah pada keberadaan korban.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam pencarian Gede Adimas. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel yang telah menjalankan tugas kemanusiaan selama operasi berlangsung.
“Terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan. Semoga semangat kemanusiaan dapat terus dilaksanakan di kemudian hari,” ungkapnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur, diantaranya Brimob Batalyon Kompi C Satbrimob Polda Bali, Polairud Polda Bali, Satpolair Polres Buleleng, Polsek Gerokgak, Koramil 1609-08 Gerokgak, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Gerokgak, TNI AL Pos Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, aparat Kecamatan dan Desa Gerokgak, PT Cendana Indopearls, Bhuana Bali Rescue, keluarga korban, serta masyarakat setempat. (Nyoman Yudha/balipost)










