
ISLAMABAD, BALIPOST.com – Thailand menetapkan libur khusus selama dua hari di Bangkok dan tiga provinsi di sekitarnya setelah banjir parah berdampak terhadap sekitar 700.000 orang di wilayah ibu kota.
Pemerintah menetapkan Senin dan Selasa sebagai hari libur khusus di Bangkok, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan akibat banjir tersebut,
Dilansir dari Kantor Berita Antara, intensitas hujan mulai mereda di Bangkok seiring sistem tekanan rendah bergerak menjauh, meskipun hujan monsun masih berlanjut, terutama di wilayah timur ibu kota. Sekitar 329.000 rumah tangga atau sekitar 700.000 orang terdampak banjir.
Curah hujan semalam mencapai sekitar 62 milimeter di Nong Chok, 55 milimeter di Lat Krabang, dan 52 milimeter di Min Buri.
Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan pihak berwenang memprioritaskan penurunan permukaan air di sejumlah kanal utama, termasuk Prawet Burirom dan Lat Phrao, agar air dapat mengalir keluar dari jalan raya dan kawasan permukiman.
Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Sai Mai, Suan Luang, Saphan Sung, dan Lak Si merupakan sejumlah distrik yang paling terdampak.
Sejumlah ruas Jalan Phetchaburi telah kembali dibuka, sementara Jalan Vibhavadi Rangsit mulai lebih mudah dilalui, meskipun banjir masih terjadi di beberapa lokasi.
Pemerintah Metropolitan Bangkok telah memindahkan sekitar 1.500 pasien yang terbaring di tempat tidur ke rumah sakit milik pemerintah kota dan memantau permintaan bantuan yang disampaikan melalui media sosial.
Pihak berwenang juga berupaya mengumpulkan bantuan berupa kebutuhan darurat, termasuk makanan siap saji, air minum, kendaraan berkolong tinggi (kendaraan yang dirancang dengan jarak ruang tinggi antara bagian bawah mobil dan permukaan tanah), perahu beralas datar, dan dapur keliling. (kmb/balipost)









