Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat M. Jaelani Saputra saat menyerahkan Piala Soeratin di Stadion Persikabo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026). (BP/Antara)

BANDUNG, BALIPOST.com – Persib Bandung tampil dominan dengan menyapu gelar juara Piala Soeratin Jawa Barat kelompok usia U-13 dan U-15 yang digelar di Stadion Persikas Subang dan di Stadion Persikabo, Kabupaten Bogor pada 16 Agustus hingga 12 September 2026.

“Persib Bandung tampil dominan dengan menyapu bersih gelar pada U-13 dan U-15. Sementara untuk U-17, WBFC keluar sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Saint Prima pada final,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat M. Jaelani Saputra dikutip dari Kantor Berita Antara, Minggu (13/9).

Baca juga:  Masyarakat Diminta Jangan Pilih-Pilih Vaksin

Jaelani mengatakan Piala Soeratin Jabar 2026 mengusung konsep menggabungkan kompetisi sepak bola usia muda dan sport-tourism karena pertandingan bukan hanya digelar di satu wilayah, melainkan selalu berpindah dari babak kualifikasi hingga final.

Konsep tersebut, lanjut Jaelani, diterapkan untuk memperkenalkan potensi sosial dan budaya Jawa Barat sekaligus menggerakkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perekonomian daerah.

“Itu berkaitan dengan tujuan dari kompetisi. PSSI Jabar ingin menampilkan konsep sport-tourism, yakni wisata atlet dari kota dan kabupaten berbeda dengan melihat aspek sosial dan budaya di Jawa Barat,” ujarnya.

Baca juga:  Almarhum Prof Azyumardi Azra Dimakamkan di TMP Kalibata

Jaelani menilai sepak bola Jawa Barat memiliki potensi besar dan dapat menjadi media pemersatu ekosistem sepak bola daerah untuk meraih prestasi pada tingkat nasional.

“Kemudian sport-industry, dimana banyak UMKM yang terlibat dan memanfaatkan keramaian melalui sepak bola,” katanya

Dia berharap berbagai program yang telah dijalankan PSSI Jawa Barat tetap berlanjut meskipun organisasi akan menghadapi Kongres PSSI Jawa Barat pada 30 Oktober 2026.

Baca juga:  Tumbangkan Persita, Borneo FC Tempel Persib di Puncak Klasemen Super League

“Semua program yang dilaksanakan itu jangan tersendat pada masa jelang Kongres PSSI Jabar 30 Oktober 2026, tetapi sebagai kewajiban organisasi PSSI Jawa Barat. Program itu harus tetap berjalan,” ujarnya. (kmb/balipost)

 

BAGIKAN