Suasana Musdalub DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar, Sabtu (5/9). (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar, Sabtu (5/9), resmi menetapkan I Gede Sudiana sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar definitif. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi setelah Sudiana mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemegang hak suara.

​Ketua Panitia Pelaksana Musdalub DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa, dikonfirmasi Minggu (6/9), membenarkan penetapan tersebut. Dalam musdalub, I Gede Sudiana menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD II Golkar Gianyar.

“Kami menetapkan Gede Sudiana sebagai ketua definitif karena beliau sudah mengantongi dukungan dari seluruh pemegang hak suara. Murni didukung secara aklamasi,” ujar Arika Sudewa yang juga Bendahara DPD II Partai Golkar Gianyar.

Baca juga:  Restrukturisasi Kredit Perbankan Karena Covid-19 Mengalami Penurunan

​Musdalub ini menjadi puncak dari konsolidasi internal yang bergerak cepat pascameninggalnya Ketua DPD II Golkar Gianyar sebelumnya, I Wayan Gede Sudarta, di Penang, Malaysia, pada akhir Juli lalu. Untuk menjaga dinamika partai tetap solid, Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer) sempat menunjuk I Gede Sudiana yang juga menjabat Bendahara DPD I Golkar Bali sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Gianyar.

Sementara itu, Gede Sudiana mengatakan, dirinya akan melanjutkan program-program yang sebelumnya telah dirancang oleh almarhum I Wayan Gede Sudarta. Selain itu, konsolidasi internal menjadi salah satu prioritasnya untuk memperkuat organisasi hingga tingkat bawah. “Pertama, pasti melanjutkan program-programnya Pak Wayan yang mana beliau sudah merancang, nanti kita akan lanjutkan. Dan kedua, konsolidasi,” kata Sudiana.

Baca juga:  Peduli Lombok, Ini Dilakukan Pinky Dewata

Konsolidasi tersebut akan dilakukan dengan seluruh unsur partai, mulai dari fraksi, pengurus DPD II, hingga pengurus kecamatan (PK) dan pengurus desa (PD). Ia juga mendorong penguatan organisasi hingga tingkat banjar dan lingkungan. “Intinya, saya tidak banyak mengubah dari program Pak Wayan, termasuk juga target-target yang realistis saja, mempertahankan suara dan juga merebut kursi dari dapil-dapil yang kosong, sesuai dengan arahan dari provinsi dan juga DPP,” ujarnya.

​Di sela-sela musdalub, Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), memberikan arahan tegas kepada seluruh pengurus dan kader di Kabupaten Gianyar untuk terus menjaga solidaritas serta persatuan organisasi.

​“Mari kita pelihara. Kita sudah menumpang di perahu yang sama, mari kita dayung ke depan. Paling tidak, kalau capek, diamlah. Jangan mendayung ke belakang, jangan membocorkan perahu yang sudah bagus ini,” tegas Demer di hadapan para kader.

Baca juga:  Komaruddin Hidayat Jabat Ketua Dewan Pers 2025–2028

​Demer juga berpesan agar praktik dendam politik dan diskriminasi pembangunan di tingkat lokal dihapuskan. Menurutnya, pembangunan harus dirasakan adil oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang pilihan politik.

​Menatap kepengurusan DPD II Golkar Gianyar yang baru, Demer menitipkan sejumlah prioritas strategis. Di antaranya adalah pemenuhan keterwakilan perempuan, keterlibatan aktif generasi muda (Gen Z), serta percepatan adaptasi digitalisasi dalam kerja-kerja politik.

​“Keterwakilan Gen Z harus diperhatikan dalam struktur kepengurusan ke depan. Selain itu, pola kerja konvensional harus mulai bertransformasi ke era digital untuk menyerap aspirasi publik, memberdayakan masyarakat, serta membangun narasi positif,” tambahnya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN