Ratusan lansia di Pacung-Julah dapat bantuan dan pemeriksaan kesehatan gratis.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Ratusan warga lanjut usia (lansia) di Desa Pacung dan Desa Julah, Kecamatan Tejakula, mendapat bantuan sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis dari Semeton Mang Dauh (SMD), Minggu (30/8). Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Balai Desa Julah melalui program SMD Peduli.

Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan. Selain bantuan kebutuhan pokok, warga juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta pemberian vitamin.

Tokoh pariwisata Buleleng sekaligus Pembina SMD, Nyoman Arya Astawa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program SMD Peduli yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Program sosial tersebut telah berjalan sekitar lima tahun.

“Ini tetap program rutin SMD. SMD Peduli setiap bulan. Program berkelanjutan ini sudah dilakukan kurang lebih lima tahun,” ujar Arya Astawa.

Baca juga:  Polres Jembrana Mantapkan Lima Pos Pemeriksaan Jalur Mudik

Pria yang akrab disapa Mang Dauh ini menamabhkan, kegiatan kali ini dipadukan dengan pelayanan kesehatan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Safari kesehatan tersebut mendapat dukungan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) serta sejumlah dokter senior yang tergabung dalam SMD, di antaranya dr. Gangga, dr. Dewa, dan dr. Edi.

Pelayanan kesehatan tersebut menjadi perhatian karena mayoritas warga yang hadir merupakan lansia. Arya menyebut hampir 90 persen peserta kegiatan merupakan kelompok lanjut usia.

Dari hasil pemeriksaan, keluhan yang cukup banyak ditemukan berkaitan dengan tekanan darah dan kadar gula darah.

Baca juga:  Pemanjat Kelapa Ditemukan Tak Bernyawa

“Yang hadir hampir 90 persen lansia. Keluhannya kebanyakan tensi dan gula darah,” jelasnya.

Kegiatan sosial tersebut melibatkan lebih dari 100 anggota SMD dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Mereka berasal dari sejumlah wilayah, seperti Penjarakan, Pemuteran, Sepang, Seririt, Patemon, Banjarasem, dan Panggung Paruk.

Mang Dauh mengatakan SMD Peduli tidak hanya menjadi kegiatan sosial rutin, tetapi juga bentuk komitmen untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut nantinya dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Buleleng.

“Harapan, impian adalah bisa menyasar di semua desa yang ada di Buleleng,” katanya.

Mang Dauh mengatakan dirinya ingin memanfaatkan kesempatan yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin masyarakat. Ia menyebut dirinya lahir dari keluarga sederhana. Karena itu, apa yang dimilikinya saat ini dianggap sebagai sebuah titipan yang semestinya dikembalikan dalam bentuk manfaat bagi masyarakat.

Baca juga:  Transformasi Jadi ISI Bali

“Bagaimana hidup kita bisa bermanfaat buat orang banyak. Apa yang kita punya ini hanya titipan,” ujarnya.

Kepeduliannya terhadap masyarakat Buleleng bukan hal baru. Kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dibiayai dengan dana pribadi tersebut telah dilakukan selama belasan tahun, menyasar masyarakat yang membutuhkan dari wilayah Buleleng bagian barat hingga timur.

Ia menegaskan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian, semestinya dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya pada momentum tertentu.

“Peduli dengan masyarakat yang termarjinalkan. Jangan cuma karena politik ada hadir di tengah masyarakat,” tegasnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN