Antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk terjadi pada akhir pekan menjelang libur panjang, Minggu (23/8) pagi. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Antrean kendaraan yang hendak menyeberang dari Bali menuju Pulau Jawa mengular hingga sekitar satu kilometer di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (23/8) dini hari. Kepadatan kendaraan terjadi seiring penyesuaian operasional pelabuhan akibat pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga MB II.

Pantauan hingga pukul 05.00 Wita, antrean kendaraan tercatat mulai dari kawasan gate in Pelabuhan Gilimanuk hingga Simpang Empat Pura Dalem Gilimanuk. Panjang antrean tersebut meningkat dibandingkan kondisi pada Sabtu (22/8) malam.

Baca juga:  Dari Petani Tewas di TKP hingga Sanksi Adat Pelaku Pemerkosaan

Pada pukul 23.55 Wita, antrean kendaraan tercatat sekitar 900 meter atau mencapai depan Masjid Al Mubarak. Memasuki pukul 02.30 Wita, antrean bertambah hingga kurang lebih satu kilometer.

Meski terjadi penumpukan kendaraan, situasi arus lalu lintas masih dapat dikendalikan. Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk ditempatkan di sejumlah lokasi, terutama pada bagian ekor antrean untuk mengatur pergerakan kendaraan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, mengatakan pengaturan dilakukan untuk menjaga arus kendaraan tetap tertib selama berlangsungnya pekerjaan peningkatan kapasitas dermaga.

Baca juga:  Mulai Hari Ini, Siswa di Bali Belajar di Rumah

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas, terutama di titik antrean. Masyarakat kami imbau bersabar, mematuhi arahan petugas, dan menjaga ketertiban agar arus penyeberangan tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Selain mengatur arus, petugas mengingatkan pengendara agar tidak saling mendahului atau mengambil jalur yang berpotensi mengganggu kendaraan lainnya. Pengguna jasa penyeberangan juga diminta mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.

Baca juga:  Kasus Konfirmasi Covid-19 di Buleleng Bertambah 4 Orang

Polres Jembrana memastikan pengawasan terhadap antrean kendaraan terus dilakukan. Pola pengaturan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan, khususnya pada jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN