Pemain Borneo FC Samarinda Mariano Ezequiel Peralta Bauer (tengah) bersama rekan setimnya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Malut United FC saat pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Borneo FC mendapat kehormatan besar di pentas sepak bola Asia. Pesut Etam resmi ditunjuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai salah satu tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027.

Kepastian tersebut diumumkan Borneo FC melalui akun Instagram resminya. Penunjukan ini menjadi kabar membanggakan bagi klub sekaligus pecinta sepak bola di Kalimantan Timur karena Stadion Segiri, Samarinda, akan menjadi salah satu panggung pertandingan kompetisi antarklub Asia musim depan.

“Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027,” demikian pernyataan Borneo FC, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Jenazah Zetro Leonardo yang Tewas di Peru Segera Dipulangkan

Borneo FC tidak menjadi satu-satunya klub yang dipercaya sebagai tuan rumah. AFC juga menunjuk empat klub lainnya, yakni Al Qadsia dari Kuwait, FC Istiklol dari Tajikistan, Paro FC dari Bhutan, dan Shan United dari Myanmar.

AFC Challenge League 2026/2027 akan diikuti 20 klub yang terbagi ke dalam lima grup, masing-masing berisi empat tim. Kompetisi dibagi berdasarkan dua zona, yakni West Zone dan East Zone.

Baca juga:  PSSI Hormati Keputusan AFC Tunjuk Tuan Rumah Putaran Keempat

Seluruh pertandingan fase grup menggunakan format single round-robin dan digelar secara terpusat di lokasi yang telah ditentukan. Dengan status tuan rumah, Borneo FC akan mendapatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Segiri.

Fase grup dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 24 Oktober 2026. Sementara itu, pengundian fase grup akan digelar pada Kamis pekan depan untuk menentukan komposisi masing-masing grup.

Penunjukan Borneo FC sebagai tuan rumah sekaligus membuka peluang bagi publik Samarinda menyaksikan langsung persaingan klub-klub Asia. Bagi Pesut Etam, kesempatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas sepak bola Indonesia di level kontinental.

Baca juga:  Lawan BU, Thanh Hoa Incar Kemenangan

Pada edisi sebelumnya, Indonesia diwakili Dewa United Banten FC. Langkah Dewa United terhenti di babak perempat final setelah kalah dari Manila Digger dengan agregat 2-3.
Kini, sorotan beralih kepada Borneo FC. Dengan dukungan publik Samarinda dan keuntungan tampil di kandang sendiri, Pesut Etam diharapkan mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk melangkah lebih jauh di AFC Challenge League 2026/2027. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN