
DENPASAR, BALIPOST.com – Optimalisasi pemanfaatan teknologi percepat transformasi digital. Terlebih bagi Bali yang memiliki karakter ekonomi yang unik, dengan pertumbuhan di sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang terus meningkat. Demikian terungkap dalam forum diskusi bertajuk “The Future of Business Technology” di Renon, Denpasar, Jumat (7/8).
Menurut salah satu praktisi penyedia infratstruktur telekomunimasi berbasis serat optik, Pahala Tua Sigalingging, lewat pemanfaatan teknologi yang tepat guna, para pelaku usaha dan institusi di berbagai daerah bisa mengembangkan bisnis maupun layanan mereka dengan lebih baik. Ia pun mengatakan solusi konektivitas dan layanan terkelola yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor akan membantu pelaku usaha dan institusi di Bali mengoptimalkan pemanfaatan teknologi sekaligus mempercepat proses transformasi digital.
Branch Manager PT Mega Akses Persada (FiberStar) Bali ini mencontohkan keberadaan Starlink dan Star Edu yang menyediakan konektivitas fleksibel untuk sekolah dan fasilitas kesehatan di Bali. Kehadiran kedua layanan ini secara khusus menyasar kebutuhan sekolah swasta maupun negeri di Bali.
Layanan ini memberikan alternatif solusi konektivitas yang dapat digunakan di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun sebagai koneksi pendukung untuk menjaga keberlangsungan aktivitas digital.
“Bali memiliki karakter ekonomi yang unik, dengan pertumbuhan sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang terus meningkat. Solusi konektivitas dan layanan terkelola yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha dan institusi di Bali akan membantu mempercepat transformasi digital dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi berbagai sektor,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, para pelaku usaha juga diajak mengikuti seminar teknologi, demo langsung show unit Starlink dan perangkat FiberStar, sesi networking antarpelaku usaha dan institusi. Format ini, menurutnya, dirancang untuk membuka ruang diskusi langsung antara pihaknya dengan para pengambil keputusan di berbagai sektor, sekaligus mempererat kolaborasi jangka panjang dan membuka peluang kerja sama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Bali.
Selain Bali, kegiatan juga digelar di 23 kota lainnya sebagai bagian roadshow nasional yang dimulai dari Purwokerto, Jawa Tengah. Kegiatan akan terus berlanjut ke berbagai kota lain di Indonesia sepanjang 2026. (Widiastuti/balipost)

