
BANGLI, BALIPOST.com – RSUD Bangli memiliki Unit Clinical Research. Unit tersebut dibentuk untuk memfasilitasi pegawai yang ingin melakukan penelitian.
Direktur RSUD Bangli, dr. I Dewa Gede Oka Darsana belum lama ini menyampaikan bahwa fasilitas ini dihadirkan untuk merangsang pegawai termasuk tenaga medis agar lebih aktif meneliti, mengingat aktivitas riset di RSUD Bangli selama ini masih minim dan sebatas kebutuhan studi.
Guna mengoptimalkan peran Unit Clinical Research, RSUD Bangli menyiapkan anggaran bagi pegawai yang mengajukan penelitian. Besarannya akan disesuaikan dengan jenis penelitian dan diberikan setelah proposal dinilai layak. “Kami sediakan anggaran sampai terpublish di jurnal Sinta,” ujarnya.
Dikatakan Oka Darsana, saat ini sudah ada beberapa pegawai yang menyatakan minat melakukan penelitian. Penelitian yang bisa dilakukan khususnya terkait peningkatan pelayanan di RSUD Bangli.
Melalui keberadaan unit ini, hasil riset para pegawai diharapkan tidak hanya menjadi dasar pembentukan kebijakan dan inovasi pelayanan di RSUD Bangli, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dunia kesehatan secara luas.
Oka Darsana meyakini kapasitas SDM RSUD Bangli mampu menghasilkan kajian ilmiah yang bermanfaat luas bagi dunia kesehatan. (Dayu Swasrina/balipost)










