Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri) menyampaikan pidato saat peresmian hasil program revitalisasi Cagar Budaya Nasional di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan menggelar rapat khusus bersama semua kepala daerah, yakni gubernur hingga bupati untuk membahas program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

“Nanti ada rapat khusus ya, gubernur, semua, bupati saya akan kumpulkan di Jakarta, saya tidak tahu persisnya kapan, khusus bicara tentang Indonesia ASRI, Aman, Sehat Resik dan Indah ya, karena ini sangat penting,” kata Prabowo dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Baca juga:  Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih Diresmikan

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Prabowo mengatakan pembahasan Indonesia ASRI menjadi penting seiring upaya pemerintah melakukan transformasi pembangunan nasional.

Menurut dia, di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia harus mengamankan pangan, energi, dan berbagai sektor strategis lainnya.

Namun di sisi lain kata dia, Indonesia juga harus menjaga lingkungan hidup guna mengantisipasi perubahan iklim dan pemanasan global.

“Artinya, sebagai manusia kita harus mengambil inisiatif untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Karena itu Presiden Prabowo mengatakan pemerintah akan mengambil berbagai langkah untuk mengendalikan persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tetapkan 10 Hari Cuti Bersama di 2025, Ini Rinciannya

“Sampah harus kita kendalikan. Insya Allah dalam satu hingga dua tahun ke depan kita akan membuat perubahan yang drastis. Saya minta pada akhir tahun 2027 persoalan sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak boleh ada lagi gunung-gunung sampah,” ujarnya.

Selain menciptakan lingkungan yang bersih, Presiden menilai aspek keindahan lingkungan juga perlu menjadi perhatian karena berkaitan dengan daya tarik sektor pariwisata yang mampu menciptakan banyak lapangan kerja.

Baca juga:  Cegah Pelanggaran Batas Atas, Menhub Pantau Harga Tiket Pesawat Jelang Lebaran

Menurut Prabowo, wisatawan tidak akan tertarik mengunjungi kota, pantai, maupun sungai yang dipenuhi sampah. Oleh sebab itu, kebersihan dan kelestarian lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus menjaga kualitas hidup masyarakat.

“Wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang kotor. Mereka tidak akan datang ke pantai yang penuh plastik dan sampah, atau ke sungai dan kali yang dipenuhi sampah. Selain tidak sehat, kondisi itu juga tidak baik bagi harga diri bangsa,” tegasnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN