Para undangan saat kegiatan Pasupati Awig-awig Desa Adat Anjingan. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Novotel Bali Nusa Dua Hadirkan Ragam Tawaran Paket Pertemuan dan Akomodasi

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 30 Juli 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Gagak Anungsang Pati
Tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.

Kala Buingrau
Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Kala Gumarang Munggah
Baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Tidak Baik untuk menanam sirih, tembakau.

Baca juga:  Mulai Besok, Arus Lalin di Bandara Ngurah Rai Uji Coba Rekayasa

Kala Jangkut
Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Kingkingan
Tidak baik untuk meminang.

Kala Mereng
Tidak baik untuk bercocok tanam.

Kala Pati Jengkang
Baik untuk mengadakan sabungan.

Kala Rumpuh
Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).

Kala Sarang
Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Baca juga:  Cek Jadwal PKB 1 Juli 2026: Dari Rekonstruksi Gamelan Tua hingga Gong Kebyar Dewasa

Kala Temah
Tidak baik untuk dewasa ayu.

Lebur Awu
Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi.

Taliwangke
Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak.

Titibuwuk
Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN