Calon Pasukan Paskibraka Provinsi Bali beragama Hindu Sembahyang di Pura Kantor Gubernur Bali, Rabu (29/7). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali Tahun 2026 resmi mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bali.

Selama 21 hari ke depan, para peserta akan ditempa melalui pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga keterampilan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Pemusatan diklat berlangsung mulai 28 Juli hingga 18 Agustus 2026 di Desa Bahagia Hotel Puri Nusa Indah, Jalan Waribang, Denpasar.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, I Komang Kusumaedi, mengatakan seluruh rangkaian pelatihan telah disusun untuk membentuk calon Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, nasionalisme, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

Baca juga:  Bupati Artha Pantau Tes SKB Calon CPNS Formasi Jembrana

Pada hari kedua pelatihan, Rabu (29/7), para peserta mengikuti kegiatan anjangsana yang diawali dengan persembahyangan di Pura Kantor Gubernur Bali. Selanjutnya mereka mengunjungi Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Monumen Bajra Sandhi, serta Kantor Kesbangpol Provinsi Bali sebagai bagian dari pengenalan sejarah perjuangan, pemerintahan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Memasuki 30-31 Juli 2026, peserta akan mendapatkan berbagai materi dari sejumlah narasumber lintas instansi. Materi yang diberikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, disiplin berlalu lintas, deradikalisasi, bela negara, cinta tanah air, wawasan kebangsaan, pendidikan pemilih pemula, pengawasan pemilu, hingga kepaskibrakaan. Narasumber berasal dari Korem, Polda Bali, BNN Provinsi Bali, Satgaswil Densus 88 Antiteror, IKAL Lemhannas, KPU, Bawaslu, serta Purna Paskibraka Indonesia.

Selain pembekalan di kelas, peserta juga akan menjalani latihan intensif stabilitas fisik dan mental serta latihan baris-berbaris untuk formasi pengibaran Bendera Merah Putih dengan formasi NKRI. Latihan tersebut dipandu oleh pelatih dari Kodam, Korem, Polda Bali, dan Purna Paskibraka Indonesia.

Baca juga:  Puluhan Tempat Ibadah di Buleleng Dinyatakan Aman dari COVID-19

Kesbangpol Bali juga menyiapkan materi motivasi berprestasi, pembentukan karakter, serta kepemimpinan Pancasila sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berintegritas dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kepala Badan Kesbangpol Bali, I Gede Suralaga, mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan amanah sekaligus kehormatan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Tugas mulia dan terhormat telah mulai diemban. Persiapkan mental dan fisik dengan baik, fokus, ikuti seluruh instruksi para pelatih, dan tunjukkan bahwa adik-adik adalah putra-putri terbaik Bali,” pesan Suralaga, Rabu (29/7).

Baca juga:  Ini, Susunan Paskibraka 'Indonesia Berdaulat' di Upacara HUT ke-80 RI

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi hingga tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti dedikasi, kerja keras, dan semangat juang yang patut dipertahankan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan.

“Selamat mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026. Fokus dan semangat, putra-putri terbaik Bali. Do your best,” ujarnya.

Pihaknya berharap seluruh peserta mampu menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian selama menjalani diklat. Dengan pembinaan yang komprehensif, para calon Paskibraka diharapkan mampu mengemban tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bali secara optimal, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda di Pulau Dewata. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN