
BANGLI, BALIPOST.com – Upaya pencarian terhadap Ni Nyoman Ngenu (70), lansia asal Dusun Tampuagan, Desa Peninjoan, Tembuku, yang dilaporkan hilang belum membuahkan hasil. Penyisiran yang dilakukan tim gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan, TNI, Polri, dan warga pada Sabtu (25/7) masih nihil petunjuk.
Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi dikonfirmasi Minggu (26/7), membenarkan adanya upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan pada Sabtu. Dikatakan bahwa pencarian dilakukan sejak siang hari dengan menyisir rute-rute yang diperkirakan sempat dilalui korban, termasuk area aliran sungai di wilayah Tampuagan. Namun, hingga sore hari belum ada tanda-tanda atau petunjuk mengenai keberadaan lansia tersebut.
Penyisiran pada Sabtu, kata Putu Dadi, merupakan upaya pencarian hari ketiga sejak korban dinyatakan hilang. “Hari ini tidak ada pencarian karena warga setempat masih ada kegiatan adat sampai besok. Kemungkinan Selasa baru ada rencana langkah-langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya,” ujarnya.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya Ni Nyoman Ngenu dilaporkan hilang setelah tak kunjung kembali ke rumah hingga Selasa (21/7) dini hari. Proses pencarian telah dilakukan pihak keluarga dengan melibatkan warga setempat, hingga petunjuk lima paranormal namun belum membuahkan hasil.
Kepala Dusun Tampuagan, Nyoman Kartika Rabu (22/7) lalu mengatakan pencarian terus dilakukan ke berbagai tempat hingga menjangkau desa tetangga. Namun keberadaan lansia tersebut masih tidak diketahui.
Dikatakan bahwa rekaman kamera pengawas (CCTV) di Kantor Desa Peninjoan sempat menangkap pergerakan Ngenu yang berjalan kaki ke arah utara. Kendati titik tersebut sudah ditelusuri ulang, keberadaan Ngenu masih misterius.
Diketahui, Ngenu memiliki riwayat kepikunan dan beberapa kali sempat pergi meninggalkan rumah. Pada kejadian-kejadian sebelumnya, Ngenu berhasil kembali setelah diantarkan oleh warga yang mengenalinya. Hilangnya Ngenu telah dilaporkan pihak keluarga ke kepolisian. (Dayu Swasrina/balipost)










